Beberapa Titik di Ternate Tidak akan Nikmati Air, Berikut Penjelasan Perumda Ake Gaale
Syafei: Pencucian Ffilter Ibarat Pakaian Kotor, Tidak hanya Dicuci Sekali
TERNATE (kalesang) – Pasokan air bersih untuk beberapa wilayah di Kota Ternate, Maluku Utara, diperkirakan tidak akan mengalir dalam beberapa hari ke depan.
Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang berada di Kelurahan Ngade, mengalami peningkatan tekanan tinggi. Peningkatan tekanan itu mencapai batas tidak diizinkan yang dapat membuat terjadinya kerusakan atau pecah pada IPA tersebut. Mau tidak mau, petugas menonaktifkan IPA di Kelurahan Ngade Ternate melalui computer.
“Jadi petugas langsung nonaktifkan, karena takut membahayakan.” Kata Plt Direktur Utama Perumda Ake Gaale Ternate, Muhammad Syafei, Jumat (19/5/2023).
Karena dimatikan, Syafei mengatakan, aliran air ke reservoir atau tempat penampung air di lingkungan Jan 1 Kelurahan Tabona terputus. Alhasil, pendistribusian air kepada masyarakat pun juga ikut terganggu.
“Dari tempat penampung air di lingkungan Jan 1, didistribusikan lagi ke penampung 2, yang selama ini melayani masyarakat di Kelurahan Tanah Tinggi Barat, belakang Hotel Sahid Bela dan Jati Trans, jadi cukup banyak.” Ujarnya.
Baca Juga: 5 Menit Ditinggal Beli Air Mineral, 2 Laptop Milik Mahasiswa di Ternate Raib Dicuri
Selain itu, Syafei menyebutkan, penyebab gangguan itu juga diduga filter IPA yang dicuci tidak maskimal. Selama ini, kata dia, petugas melakukan pencucian filter IPA hanya sebatas yang disarankan.
“Tapi penjelasan ahli semalam, kalau pencucian filter itu ibarat pakaian kotor, tidak hanya dicuci sekali. Mungkin karena tidak ada informasi itu, petugas juga takut mau cuci terus.” Ungkapnya.
“Pencucian filter itu juga bukan dibuka kemudian dicuci, bukan begitu. Pencuciannya juga menggunakan bahan kimia. Pencampurannya dilakukan di luar gedung, kontrolnya by sistem, nanti disedot masuk ke tangki dan langsung masuk ke filter-filter secara otomatis.” Kata Syafei.
Baca Juga: KPK Bongkar Kasus Suap Lahan PT. EFI di Halmahera Utara, Maluku Utara
Dengan pelayanan air yang terganggu itu, Syafei menambahkan, pihaknya mengantisipasi dengan menyiapkan 2 unit mobil tangki untuk melayani masyarakat di beberapa lingkungan di Kota Ternate yang terdampak.
Selain menyiapkan mobil tangki, pihaknya juga berencana melakukan rekayasa dukungan dari Pusat Operasi (PO) yang ada di Kelurahan Fitu, yang mana bisa disalurkan pada bak penampung 2 di Kelurahan Ngade.
“Jadi tadi kita coba, ternyata tembus. Dan membantu menutupi pelayanan yang terputus itu. Tapi masih ada sedikit kendala karena ada pipa bocor.” Bebernya.
Sekadar diketahui, berdasarkan pengumuman yang disampaikan Perumda Ake Gaale Ternate, beberapa wilayah yang terdampak, di antaranya lingkungan Jati Trans, Tanah Tinggi Barat, Jati Belakang Hotel Sahid Bela, Maliaro RT 16 dan 17 serta Kelurahan Tabona.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
