Membaca Realitas

Sejumlah Mahasiswa STAI Desak Bupati Kepulauan Sula Undur dari Jabatan

Jisman: Kami Minta Bupati Hadir di Tengah-tengah Massa Aksi

SANANA (kalesang) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Babusallam Sula, Maluku Utara desak Bupati Fifian Adeningsi Mus undur dari jabatannya.

Desakan itu disampaikan pada saat sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Daerah (Isda) Kepulauan Sula, Kamis (1/6/2023).

Mahasiswa menganggap bahwa selama tiga tahun ini Bupati Ningsi dan Wakil Bupti M. Saleh Marasabesy belum menunjukkan kinerjanya yang benar-benar efektif.

Pada saat aksi sedang berlangsung, mahasiswa meminta agar Bupati Ningsi bertemu dan hearing terbuka bersama massa, tetapi bupati tidak mengindahkan permintaan itu.

“Kami hanya meminta bupati hadir di tengah-tengah kami, bukan Asisten I yang mewakili. Kami hanya ingin berdiskusi dan menanyakan kinerja Pemda selamam 3 tahun ini.” Tegas Ketua BEM STAI Babusalam Sula, Jisman Leko.

Baca Juga: Polsek Ahmad Yani Ternate Amankan 17 Botol Miras Jenis Captikus

Sementara itu, Asisten I Hi. Zaidun saat menemui massa aksi di meminta untuk keterwakilan bisa masuk ke ruangan yang sudah disiapkan.

“Kalau kalian setuju, sudah ada ruangan yang kami siapkan, sehingga kita bisa berbicara persoalan yang menjadi tuntutan kalian.” Kata Zaidun.

Sekadar diketahui, dalam aksi itu ada beberapa poin yang menjadi tuntutan yang pertama bupati harus temui secara terbuka dan menyampaikan konsep Sula Bahagia. Bupati harus bekerja sama dengan pihak penegak hukum untuk menuntaskan kasus korupsi di Kepulauan Sula. Meminta bupati mundur dari jabatannya, kemudian bupati harus menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan.

 

Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel