Situasi Dunia Sulit, Jokowi Tegaskan Belanja APBN, APBD maupun di BUMN Harus Produktif
TIDORE (kalesang) – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo meminta agar pembelanjaan rupiah dari dana APBN, APBD maupun di BUMN harus dilakukan secara produktif.
Pasalnya saat membuka Rakornas Pengawasan Intern (Wasin) Pemerintahan Tahun 2023 yang diselenggarakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembagunan (BPKP) Jakarta, Rabu (14/6/2023), dia bilang ada 96 Negara pasien (IMF) menunjukkan bahwa situasi dunia sekarang ini berada pada situasi yang sangat sulit.
“Oleh sebabnya, setiap rupiah yang dibelanjakan mulai dari dana APBN, APBD maupun BUMN, semuanya harus produktif.” Tegas Jokowi dalam sambutannya.
“Kami berharap kepada BPKP agar melakukan pengawasan secara baik karena.” Tukasnya.
Kata Jokowi mengemukakan alasan pengawasan BPKP harus dilakukan secara ketat semata-mata bertujuan untuk mewujudkan peningkatan produktitivitas menuju Indonesia emas 2045 yang menurutnya tidak mudah.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Kurniawan Andili
