Membaca Realitas

Plaza Gamalama Modern Ternate Dianggap Hanya Menambah Beban Keuangan Daerah

Muammil: Harusnya Mampu Kelola Aset Daerah

 

TERNATE – (kalesang) – Plaza Gamalama Modern Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), sampai saat ini belum difungsikan.

Bahakan, gedung yang memakan anggaran puluhan miliaran itu diketahui belum juga mendapat perhatian dari investor untuk mengelolanya.

Beberapa pekan lalu, ketika kalesang.id mengkonfirmasi pihak DPRD Kota Ternate, mereka meminta agar gedung yang diresmikan mendiang Burhan Abdurahman itu agar diturunkan harga pelelangannya.

Dari harga yang ditawarkan senilai Rp6,8 miliar itu, diturunkan menjadi Rp4 miliar atau disesuaikan, sehiingga bisa dilirik oleh peminat agar Plaza Gamalama Modern bisa difungsikan dengan baik.

Pasalnya, Palaza Gamalama Modern sudah dimasukkan dalam target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate tahun 2023. Sayangnya, gedung yang terletak di tengah Kota Ternate itu tak kunjung difungsikan.

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muammil Sunan ketika dikonfirmasi kalesang.id mengatakan, sangat disayangkan, karena gedung Plaza Gamalama Modern tersebut dibiarkan begitu saja.

Tidak hanya itu, Muammil juga menyebutkan, jika Plaza Gamalam Modern tidak dimanfaatkan, maka hanya menjadi beban keuangan, karena adanya biaya pemeliharaan apabila terjadi kerusakan pada fasilitasnya.

“Pemkot Ternate harusnya telah fungsikan Plaza Gamalama Modern yang sudah lama menganggur. Sehingga target PAD Kota Ternate bisa meningkat.” Katanya, Selasa (20/6/2023).

Karena, Muammil menambahakan, Plaza Gamalama Modern yang sudah dibangun pemerintahan sebelumnya, harusnya bisa menjadi aset daerah yang menguntungkan dari sisi keuangan Kota Ternate.

“Ketika dibiarkan begitu saja dipastikan Pemkot akan keluarkan anggaran untuk perbaikan ketika ada kerusakan fasilitas. Pemkot harusnya mampu mengelola aset daerah yang dimiliki, sehingga dapat mendongkrak PAD.” Tandasnya.(tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Junaidi Drakel