TERNATE (kalesang)- Penyakit kusta di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara pada awal tahun 2023 tercatat sebanyak 48 kasus per 100.000 penduduk.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Wirda Albaar mengungkapkan dalam rincian 48 kasus tersebut terdapat 21 kasus baru pada Januari hingga Juni 2023.
“Kasus kusta pada anak per Januari sampai Juni 2023 ini sebanyak 9 Kasus atau 20 persen.” Ungkapnya kepada kalesang.id, Kamis (6/7/2023).
Ia menuturkan jika diurut berdasarkan data Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), maka kasus kusta didominasi di Kecamatan Ternate Selatan dengan sebaran kasus sebanyak 15 kasus baru dan 4 kasus anak.
“Per januari-Juni 2023 jumlah kasus baru kusta terbanyak di Kecamatan Ternate Selatan , dengan sebaran kasus di Puskesmas sebanyak 15 kasus baru dan 4 kasus anak, kemudian ada juga PKM Gambesi dengan 7 kasus baru dan 2 kasus anak.” Jelasnya.
Disinggung terkait langkah penanggulangan, dr. Wirda mengatakan pihaknya telah melaksanakan pelatihan Kemoprofilaksis Kusta sebagai upaya pencegahan penularan di masyarakat.
Yang mana, tindaklanjut kegiatan Kemoprofilaksis kusta telah dilaksanakan di Pulau Hiri dan Pulau Moti terlebih dahulu. Sementara, untuk wilayah di dalam Pulau Ternate, ia mengatakan pemberian kemoprofilaksis hanya pada kontak erat penderita kusta.
“Diharapkan pada tahun 2023 ini semua kelurahan yang ada di Pulau Hiri dan Pulau Moti sudah melaksanakan pemberian obat pencegahan kusta secara blanket.” Tuturnya.
Untuk itu, ia mengimbau agar seluruh masyarakat Kota Ternate dapat melakukan pemeriksaan dini ketika mendapat gejala kusta seperti bercak putih di kulit atau kemerahan.
“Jika mendapatkan gejala segera periksa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan, karena kusta bisa disembuhkan jika diobati dan obatnya tersedia secara gratis di puskesmas se-Kota Ternate .” Tutupnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
