Membaca Realitas

Walikota Ternate Tutup Turnament Supera Cup II 2023, Al-Islah Kelurahan Moti Kota Raih Juara Satu

 

TERNATE (kalesang) – Walikota Ternate, M Tauhid Soleman didampingi Ketua KONI Maluku Utara, Djasman Abubakar dan Ketua KONI Kota Ternate, M Ghifari Bopeng, secara resmi tutup tournament sepak bola gawang sedang Supera Cup II tahun 2023 di lapangan Tosehe, Kelurahan Moti Kota, Kecamatan Moti, Jumat (21/7/2023) sore tadi.

Penutupan tournament sepak bola gawang sedang Supera Cup II tahun 2023 turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkot Ternate, unsur Forkopimcam Pulau Moti, para sesepuh Kecamatan Moti serta ratusan warga Kecamatan Moti.

Ketua Panitia Supera Cup II 2023, Abdurajak Mustafa dalam laporannya menyampaikan, apresiasi maupun penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung tournament sepak bola gawang sedang Supera Cup II 2023.

“Terutama kepada Pemerintah Kota Ternate, kepada sesepuh-sesepuh kami, camat, Kapolsek, Dandramil dan seluruh masyarakat di Kecamatan Moti.” Kata Abdurajak dalam laporannya.

Baca Juga: LBH Marimoi Nilai Polres Ternate Lambat Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Abdurajak menyampaikan, atas nama panitia juga memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada 32 tim yang ikut ambil bagian dalam tournament ini.

“Kemudian pada teman-teman pantia yang telah bekerja keras, sehingga tournament Supera Cup II berlangsung aman dan lancar ungkap Abdurajak.” Ungkap Abdurajak.

Sementara itu, Walikota Ternate, Tauhid Soleman menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam tournament sepak bola gawang sedang Supera Cup II tahun 2023 di Kecamatan Moti.

Menurut Tauhid, gelaran tournament sepakbola gawang sedang Supera Cup mulai dilirik club-club di Moti atau Kota Ternate, namun tournament ini juga diikuti oleh tim-tim dari berbagai kabupaten dan kota di luar Kota Ternate.

“Tournament ini tidak hanya diikuti oleh club atau tim dari Moti atau Ternate saja, tapi juga diikuti oleh tim-tim dari berbagai dari luar Ternate, misalnya Kota Tidore maupun dari Kabupaten Halsel dan daerah terdekat lainnya.” Ungkap Tauhid.

Tauhid menyebutkan, tournament Supera Cup II ini mulai diminati oleh tim-tim dari luar Kota Ternate. Selain itu terkait keinginan warga Moti untuk memiliki lapangan yang representatif atau sesuai standar. Dia persilahkan camat maupun masyarakat untuk mencari lahan atau ruang untuk lapangan sepakbola. Soal respon keinginan sesepuh yang menginginkan lapangan sepakbola yang lebih representatif atau sesuai standar gawang besar, silahkan cari tempatnya atau lokasi.

“Kita akan bantu untuk membuat lapangan yang sesuai standar sepakbola, kami berharap
tahun depan tournament Supera Cup III dilaksanakan pada lapangan yang sesuai standar.” Ujar Tauhid.

Tauhid juga memberi apresiasi atas kerja keras pihak panitia dan masyarakat, sehingga tournament ini berlangsung dengan aman, lancar dan sportif.

“Pertandingan lancar tanpa insiden, ini menunjukkan panitia siap, pihak keamanan juga menjaga kondusifitas dengan baik, yang paling utama dalam sepakbola adalah sportifitas.” Ucap Tauhid.

Tauhid berharap, event ini dapat memberi manfaat secara ekonomi bagi masyarakat, karena semakin banyak yang datang ke Moti tentu ekonomi masyarakat akan semakin baik. Selain itu, pihaknya juga mengucapkan selamat kepada tim yang menjuarai tournament ini.

“Kepada tim yang belum menang, terus berlatih sehingga ke depan dapat meraih hasil yang lebih baik lagi, ke depan pada event Supera Cup III 2024, lebih meriah dan lebih banyak tim yang ikut.” Pungkasnya.

Sebelum closing ceremony, laga final yang mempertemukan Verbond FC dari Tadenas melawan Al Islah dari Moti Kota.

Laga yang disaksikan langsung Walikota Ternate dan sejumlah pimpinan OPD beserta ratusan penonton itu berlangsung sengit.

Dalam laga tersebut, Al-Islah dari Moti Kota berhasil keluar sebagai juara 1 setelah mengalahkan Verbond FC dengan skor 2-0.

Dua gol masing-masing dicetak oleh pemain nomor punggung 4 Jenar dan pemain tengah Al-Islah nomor punggung 22, Haris.

Tim tuan rumah Al-Islah berhak menerima tropy bergilir dan bonus uang pembinaan sebesar Rp20 juta sementara Verbond FC sebagai juara II berhak atas bonus uang pembinaan sebesar Rp15 juta.(tr-02)

 

Reporter: Dedi Sero-Sero
Redaktur: Junaidi Drakel