TERNATE (kalesang) – Huawei melaporkan bahwa telah meluncurkan sistem operasi terbaru mereka, HarmonyOS 4.0, dalam upaya untuk menantang dominasi Android di pasar sistem operasi ponsel pintar.
HarmonyOS 4.0 diklaim memiliki peningkatan kinerja yang membuatnya lebih lancar dan dapat memperpanjang masa pakai baterai hingga 30 menit. Selain itu, Huawei juga menekankan bahwa HarmonyOS akan menjadi inti dari seluruh ekosistem perangkat pintar mereka, termasuk ponsel pintar, tablet, layar pintar, dan bahkan kendaraan.
CEO Consumer BG Huawei, Yu Chengdong, mengklaim bahwa lebih dari 700 juta perangkat pintar sudah menggunakan HarmonyOS, dan lebih dari 2,2 juta pengembang telah bergabung dalam ekosistem HarmonyOS, dikutip dari domesticce.cn.
Hal ini juga mencatat bahwa peluncuran HarmonyOS 4.0 menandai kegagalan tindakan keras Amerika Serikat terhadap Huawei. AS telah melarang Huawei dan submereknya menggunakan sistem operasi Android sejak 2019, yang mendorong Huawei untuk mengembangkan HarmonyOS sebagai alternatif.
Sebuah laporan dari firma riset Counterpoint juga mencatat bahwa HarmonyOS telah meningkatkan pangsa pasar di Cina, dengan 8 persen terminal seluler yang terjual pada kuartal pertama tahun 2023 menggunakan HarmonyOS, naik dari 3 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, HarmonyOS diklaim memiliki keunggulan dalam adaptasi bahasa baru berkat teknologi kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan pengolahan data besar (big data) serta komputasi cloud yang cepat.
Beta publik HarmonyOS 4.0 telah tersedia untuk sejumlah perangkat Huawei, dan perusahaan berencana untuk menambahkan lebih banyak perangkat ke dalam program beta tersebut.
Dengan peluncuran HarmonyOS 4.0, Huawei berusaha untuk bersaing lebih keras dalam pasar sistem operasi ponsel pintar dan memperluas ekosistem perangkat pintar mereka.
Peluncuran HarmonyOS 4.0 oleh Huawei menunjukkan tekad perusahaan untuk mandiri dalam hal sistem operasi ponsel pintar dan berusaha mengurangi ketergantungan pada sistem operasi Android yang dikelola oleh perusahaan asal Amerika Serikat. Beberapa poin penting yang dapat dicermati sebagai berikut :
- Keberhasilan Mengatasi Larangan AS: Huawei telah menghadapi larangan keras dari pemerintah AS terkait penggunaan sistem operasi Android di ponsel mereka. Dalam mengembangkan HarmonyOS, Huawei tampaknya telah mengatasi hambatan ini dengan sukses, seperti yang tercermin dalam peningkatan penggunaan HarmonyOS di Cina.
- Ekosistem Perangkat Pintar: Huawei berencana untuk menjadikan HarmonyOS sebagai inti dari seluruh ekosistem perangkat pintar mereka. Ini mencakup ponsel pintar, tablet, layar pintar, dan bahkan kendaraan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan koneksi yang lebih lancar dan berintegrasi antara perangkat-perangkat ini, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
- Kemampuan Teknologi: HarmonyOS diklaim memiliki keunggulan dalam adaptasi bahasa baru berkat teknologi kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini, bersama dengan kemampuan pengolahan big data dan komputasi cloud yang cepat, menjadi poin penekanan dalam upaya Huawei untuk menonjol dalam penelitian dan pengembangan teknologi.
- Beta Publik: Huawei telah membuka akses beta publik untuk HarmonyOS 4.0 pada sejumlah perangkat mereka, memungkinkan pengguna untuk mencoba sistem operasi ini sebelum peluncuran resmi. Ini adalah cara yang baik untuk mengumpulkan umpan balik dan memastikan bahwa sistem operasi tersebut dapat berfungsi dengan baik di berbagai perangkat.
Dalam jangka panjang, perkembangan HarmonyOS dan kesuksesannya akan sangat tergantung pada seberapa baik Huawei dapat membangun dan mempertahankan ekosistemnya, serta sejauh mana mereka dapat memikat pengembang aplikasi untuk mendukung platform ini.
Perangkat pintar dan sistem operasi adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita, dan kompetisi dalam pasar ini akan terus berlanjut dengan perkembangan teknologi yang lebih lanjut.

