TERNATE (kalesang) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, akan melakukan pengecekan terkait adanya pedagang atau UMKM yang menempati gedung Plaza Gamalama Modern Ternate.
“Mungkin kami belum dapat informasi yang masuk ke DPRD terkait dengan hal ini.” Ujar anggota DPRD Kota Ternate, Fahri Bachdar.
Berita Terkait: Pedagang Mulai Tempati Plaza Gamalama Modern Ternate
Kalaupun sudah ada pedagang yang masuk ke gedung tersebut berjualan, lanjut dia, pihaknya akan menelusuri model kerja sama dan skema penyewaan atau pembayarannya.

Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Ternate itu menyampaikan, dalam model kerja sama yang dilakukan minimal terdapat sandaran-sandaran aturan yang tidak bertentangan.
“Tapi pada prinsipnya kami mendukung pemanfaatan gedung tersebut. Cuma modelnya seperti apa, kalau bisa jangan lah bertentangan dengan aturan.” Ujar Fahri.
Dikatakan, pemanfaatan gedung tersebut bagi fraksi PPP lebih cepat lebih bagus, karena gedung yang dibangun miliaran rupiah tersebut jika tidak dimanfaatkan akan mengalami kerusakan.
“Sebenarnya kan Disperindag Kota Ternate ini mitra komisi II, tapi saya juga di Banggar, maka kalau ada rapat atau rapat gabungan komisi mungkin akan disampaikan dan cari tahu.” Sebut Fahri.
Sebelumnya, Plt Kepala Disperindag Kota Ternate Nursida Mahmud mengatakan memang pihaknya mengizinkan pedagang untuk berjualan di gedung tersebut.
Hanya saja, terkait dengan model penyewaan, Nursida mengaku tidak bisa mematok harga begitu saja, apalagi para pelaku usaha itu binaan Disperindag Kota Ternate yang harus disuport dan dimudahkan.
“Tapi saya juga berpikir, bahwa nanti lihat Perda/Perwali, lihat ukuran berapa yang dipakai.” Ujar Nursida saat ditemui minggu kemarin.
Berdasarkan amatan kalesang.id di lokasi, selain pedagang atau UMKM yang berjualan di lantai 1 Plaza Gamalama Modern Ternate, terdapat juga Wahana Rumah Hantu.
Belakangan, selain para pedagang minuman dan Wahana Rumah Hantu, pedagang pakaian juga telah masuk berjualan di gedung yang berada di kawasan Jl. Pahlawan Revolusi, Kelurahan Gamalama.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
