TERNATE (kalesang) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara melaporkan peningkatan signifikan dalam produksi padi di tahun 2023.
Menurut rilis resmi yang diterima kalesang.id pada Jumat (1/2/2024), produksi padi mengalami lonjakan sebesar 26.663 ton dibandingkan dengan tahun 2022 yang hanya mencapai 24.486 ton untuk Gabah Kering Giling (GKG).
Kepala Badan Pusat Statistik Maluku Utara, Aidil Adha, mengungkapkan bahwa luas panen padi pada tahun 2023 mencapai sekitar 7.709 hektar, yang menghasilkan produksi padi sebanyak 26.663 ton gabah kering giling (GKG).
“Jika diubah menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada tahun 2023 mencapai 14.921 ton.” Ujarnya.
Ada peningkatan signifikan dalam luas panen padi pada tahun 2023, mencapai sekitar 7.709 hektare. Ini merupakan peningkatan sebesar 1.293 hektare atau 20,15 persen dibandingkan dengan luas panen padi pada tahun 2022 yang hanya mencapai 6.416 hektare.
“Produksi padi pada tahun 2023 mencapai 26.663 ton GKG, naik sebesar 2.177 ton atau 8,89 persen dibandingkan dengan produksi padi pada tahun 2022 yang hanya mencapai 24.486 ton GKG.” Jelasnya.
Produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk pada tahun 2023 juga mengalami peningkatan, mencapai 14.921 ton.
“Ini merupakan kenaikan sebesar 1.218 ton atau 8,89 persen dibandingkan dengan produksi beras pada tahun 2022 yang hanya mencapai 13.703 ton.” Tandasnya.
Editor : Redaksi
Penulis : Yunita Kaunar
