JAKARTA (Kalesang) – Mengenang perjalanan tujuh tahun yang penuh tantangan, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) telah menapaki langkah-langkah signifikan dalam membangun ekosistem media digital yang sehat dan berkualitas di Indonesia.
Pada pertemuan di Dewan Pers tujuh tahun lalu, sejumlah perwakilan media digital menyepakati berdirinya AMSI, yang kemudian menjadi tonggak penting dalam mengenalkan konsep dan misi asosiasi tersebut ke seluruh Indonesia. Melalui berbagai upaya, AMSI berhasil berkembang pesat dan kini memiliki lebih dari 400 media online sebagai anggota.
AMSI tidak hanya menjadi wadah bagi para pelaku media digital, tetapi juga aktif dalam mengadakan berbagai kegiatan, seperti Indonesian Digital Conference dan AMSI Award. Konferensi dan penghargaan tersebut menjadi wadah untuk diskusi tentang teknologi digital terbaru serta memberikan apresiasi kepada media digital yang mencapai pencapaian bisnis dan konten yang inspiratif.
Selain kegiatan konferensi dan penghargaan, AMSI juga telah meluncurkan berbagai inisiatif yang mendukung ekosistem media digital, termasuk platform e-learning, aggregator konten, serta agency iklan programmatic. Selain itu, AMSI juga turut aktif dalam menginisiasi standar indikator berita terpercaya dan inisiatif cek fakta bersama AJI dan Mafindo, sebagai upaya bersama dalam menghadapi tantangan hoaks dan disinformasi.
Namun, di tengah kesuksesan tersebut, AMSI juga dihadapkan pada sejumlah tantangan. Salah satunya adalah terbatasnya sumber pendapatan untuk media digital akibat bertambahnya jumlah media online tanpa adanya standar yang disepakati secara industri.
Selain itu, perkembangan teknologi digital yang pesat, seperti kehadiran kecerdasan buatan (AI), juga menjadi tantangan tersendiri bagi media yang belum memiliki kapasitas untuk mengadopsi dan memonetisasinya.
Menyikapi tantangan ini, Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menegaskan pentingnya kolaborasi antar media dalam menghadapi perubahan tersebut.
“Dengan disahkannya Perpres Publishers Rights pada Februari 2024, AMSI berkomitmen untuk mengawal implementasinya dan memastikan negosiasi kompensasi yang adil antara platform dan publishers.”Ungkapnya.
Ke depan, AMSI berencana untuk mendata regulasi yang diperlukan untuk memperbaiki ekosistem bisnis media digital dan melakukan lobi ke instansi pemerintah terkait.
Selain itu, AMSI juga akan terus melakukan survei dan riset mendalam untuk memetakan masalah serta menawarkan solusi bagi perbaikan ekosistem informasi digital.
“Dengan semangat kebersamaan dan inovasi yang terus-menerus, AMSI bertekad untuk mencapai tujuan awal pendiriannya tujuh tahun lalu: membangun bisnis media digital yang sehat dan konten yang berkualitas.” Pungkasnya.
Penulis: Yunita Kaunar
