Membaca Realitas

Duo Mus Daftar Bacagub Maluku Utara, Tim AHM Klaim Unggul di Survei

TERNATE (kalesang) – Di samping nama-nama lain yang muncul di Pilgub Maluku Utara. Ada Duo Mus yang juga turut mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur. Duo Mus itu adalah Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Aliong Mus.

Keseriusan AHM dan Aliong Mus untuk maju bertarung di November 2024 mendatang terlihat dari sikap keduanya yang telah mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon gubernur, salah satunya ke DPD Partai Demokrat Maluku Utara.

Aliong Mus yang diwakili LO diketahui mengembalikan formulir pendaftaran ke DPD Partai Demokrat Maluku Utara pada Jumat (19/4/2024), sementara AHM yang juga diwakili LO mengembalikan berkas pada Minggu (21/4/2024) malam WIT.

Menyikapi itu, LO AHM, Sofyan Abas mengatakan pihaknya tetap menjunjung tinggi demokrasi. Meskipun begitu, Sofyan mengatakan, di internal Partai Golongan Karya (Golkar) tentu punya ukuran untuk menentukan calon, salah satunya dengan melakukan survei.

BACA JUGA: AHM Kembalikan Berkas Pendaftaran ke Demokrat Maluku Utara

“Kemudian siapa gaco-nya Partai Golkar untuk Pilgub Maluku Utara 2024 itu kita menunggu hasil survei.” Kata Sofyan saat diwawancarai wartawan usai mengembalikan berkas di DPD Partai Demokrat Maluku Utara.

BACA JUGA: Aliong Mus Ucapkan Selamat Atas Lolosnya Malut United ke Liga 1 Musim Depan 

Meskipun demikian, Sofyan mengklaim, dari survei sementara, AHM masih dijagokan sebagai bakal calon gubernur Maluku Utara. “Tapi untuk survei awal lembaga apapun untuk Pilgub Maluku Utara sampai malam ini masih didominasi bapak Ahmad Hidayat Mus.” Akunya.

“Ada satu lembaga survei yang bapak AHM nomor dua. Tapi 99,9 persen lembaga survei lain di tiga bulan terakhir maupun bulan ini bapak AHM masih unggul.” Imbuh Sofyan tanpa menyebutkan lembaga apa saja yang telah melakukan survei.

Sofyan melanjutkan, dari survei-survei tersebut, pihaknya akan menjadikan data pembanding untuk dibawa ke partai-partai politik, meski nantinya partai politik akan melakukan survei di internal masing-masing.

“Jika mereka (partai) ada lembaga lain untuk survei bapak AHM, maka data yang ada ini juga kami masukan sebagai data pembanding.” Katanya.

Reporter: Rahmat Akrim

Editor: Redaksi