TERNATE (kalesang) – Danrem 152/Baabullah Ternate, Maluku Utara, Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga meminta prajurit TNI agar tetap menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal itu disampaikan saat digelarnya diskusi panel dengan tema “Bentuk sinergitas TNI yang diharapkan guna mensukseskan penyelenggara Pilkada serentak tahun 2024 di Maluku Utara” Kamis (4/7/24).
Dalam diskusi tersebut, Korem 152/Baabullah Ternate menghadirkan 4 orang panelis di antaranya, Kepala Kesbangpol Provinsi Malut, Armin Zakaria, Komisioner KPU Malut, Dr.Iwan Hi Kader, Komisoner Bawaslu Malut, Ardian Yoro Nelang dan perwakilan media.
Danrem 152 Baabullah Ternate, Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga dalam sambutannya menyampaikan, menghadapi pesta demokrasi tentunya TNI pasti memegang teguh prinsip netralitas, karena itu sudah menjadi satu kunci utama dalam menjaga kestabilan dan keamanan nasional saat Pilkada berlangsung.
Oleh sebab itu, TNI tidak memihak dan memberi dukungan kepada partai politik manapun beserta Paslon yang diusung serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Selain itu, tidak memberikan fasilitas tempat sarana dan prasarana milik TNI AD kepada Paslon dan Parpol untuk digunakan sebagai sarana kampanye.
Elkines juga mengaku, prajurit TNI AD yang keluarganya memiliki hak pilih dilarang memberi arahan dalam menentukan hak pilih dan juga tidak memberikan tanggapan. TNI juga tidak bisa berikan komentar dan mengupload apapun terhadap kegiatan Paslon dan Parpol.
Elkines menegaskan, apabila terdapat Prajurit TNI AD yang terbukti melanggar ketentuan maka akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di lingkungan TNI AD.
“Tentu dengan poin-poin ini kami terus ingatkan, diharapkan lewat kegiatan diskusi panel bisa menjadi masukan juga terhadap penyelenggara. Jelas TNI harga mati memegang teguh netralitas.” Tegasnya.
Elkines menambahkan, pesta demokrasi ini pihaknya sudah bekerja sama dengan Polri untuk ikut becup tahapan Pilkada nanti. Sementara untuk posisi kehadiran TNI pada tahapan Pilkada nantinya ikut mengawasi dan ikut memantau kondisi lapangan hingga lakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.
“Yang pasti prajurit TNI juga hadir untuk mengawasi tahapan Pilkada agar bisa berjalan dengan aman, hal itu juga akan dilakukan koordinasi bersama stekholder dan pihak kepolisian.” Tandasnya.
Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Yunita Kaunar
