TERNATE (kalesang) – Sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana, Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Baabullah Ternate, melalui program CSR menggelar pelatihan dan simulasi bencana erupsi Gunung Gamalama di Kelurahan Tubo.
Kegiatan ini melibatkan 20 pemuda setempat yang tergabung dalam tim relawan siaga bencana.
Sinki Anggriani, Community Development Officer (CDO) Pertamina AFT Baabullah, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak dini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mengurangi risiko bencana di masa mendatang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Lurah Kelurahan Tubo, Rosita Soleman, yang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pertamina.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami, terutama bagi para pemuda di Tubo. Dengan peningkatan kapasitas ini, kami akan lebih siap dalam menghadapi potensi bencana,” ungkap Rosita.
Winaryanto, Manager AFT Pertamina Baabullah, menambahkan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas terkait kebencanaan sejak 2022, termasuk pelatihan posko darurat dan penyediaan fasilitas kedaruratan seperti tenda, alat komunikasi, dan pengeras suara.

“Sebagai hasil dari pelatihan dan simulasi ini, tim siaga bencana Kelurahan Tubo berhasil menyusun peta situasi, jalur evakuasi, titik kumpul, serta SOP kesiapsiagaan untuk Tim SIGAP dan Tim Reaksi Cepat kelurahan tersebut,” jelasnya.
Ketua IAGI Maluku Utara, Deddy Arif, mengaku kegiatan ini dengan harapan agar program seperti ini terus dilakukan di seluruh kelurahan.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar kapasitas dan pemahaman masyarakat terkait bencana semakin baik, terutama di Kota Ternate,” pungkasnya.
Editor : Yunita Kaunar
