Membaca Realitas

Dorong Potensi dan Kompetensi, 644 Pejabat Pemkot Ternate Ikut Profiling ASN

Kalesang – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Ternate menggelar penilaian kompetensi atau profiling ASN bagi pejabat di lingkungan Pemkot Ternate.

Penilaian kompetensi ini menjadi instrumen penting dalam menilai dan memetakan kualitas serta kecocokan para pejabat dalam penempatan jabatan yang objektif dan berkeadilan.

Selain itu, hasil penilaian kompetensi ini juga akan menjadi dasar profesional dalam menilai kesiapan serta potensi pejabat untuk promosi atau mutasi jabatan di berbagai OPD termasuk di kantor camat dan kelurahan.

Kepala BKPSDMD Kota Ternate Samin Marsaoly dalam menyampaikan kegiatan ini adalah sebuah metoda untuk memprofiling ASN dengan tujuan untuk mendapatkan hasil dari pemetaan, dimana hasil dari pemetaan profilling akan menjadi nilai pada manajemen talenta.

“Alhamdulliah Kota Ternate mendapat jatah lebih banyak dari semua kabupaten/kota di Maluku Utara. Yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 644 peserta,” ujar Samin, Jumat (7/11/2026).

Samin menyebutkan, peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh ASN dari berbagai jenjang jabatan, mulai jabatan pimpinan tinggi (JPT), jabatan administrator, jabatan pengawas, hingga jabatan pelaksana.

“Tentu yang paling utama jabatan fungsional, baik itu jabatan fungsional ahli madya dan jabatan fungsional ahli muda, seluruhnya kita ikutkan dalam kegiatan, kecuali untuk mereka yang sudah mengikuti kegiatan ini,” sebutnya.

Kota Ternate sendiri, lanjut dia, mendapat jadwal mulai dari Rabu (5/11/2026) hingga Kamis (13/11/2025).

“Hingga hari ini masih terdapat 7 sesi, dimana masih menyisahkan kurang lebih 300 peserta,” katanya.

Lebih lanjut, Samin menerangkan, bahwa kegiatan yang diikuti ASN ini akan menghasil potensi dari ASN itu sendiri. Dimana, manajemen talenta menghasil dua penilaian, yaitu data potensi dan data kinerja.

“Dari dua data terbagi beberapa sub-sub item, misalnya pada data potensi seperti didikan, gelar, jenjang jabatan dan penilaian dari atasan ataupun kursus serta pelatihan yang pernah diikuti. Untuk data kinerja sumber utamanya dari SKP, yang diambil dari perjanjian kerja antara atasan dan bawahan. Dari situlah, ASN-ASN bisa diketahui memiliki talenta, sehingga pada pengisian jabatan nanti tak perlu memakai lagi lelang jabatan, cukup memakai data yang dimiliki ASN dalam mengikuti kegiatan ini,” jelas Samin.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly menyampaikan, dengan adanya ujian profilling ASN ini paling tidak SDM yang menduduki jabatan tersebut sesuai dengan bidanng keahliannya masing-masing.

“Sebab, sebagaimana informasi nilai hari ini dalam dua hingga tiga hari ke depan sudah mengetahui hasil melalui MyASN. Dan saya sebagai Sekda tentu ini menjadi informasi bagi saya agar ke depan bisa menjadi informasi penting untuk pengisian jabatan di lingkup Pemkot Ternate yang dinilai melalui manajemen talenta,” jelas Rizal.

Reporter: Rahmat 

Editor: Redaksi