Ternate,Kalesang – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menyasar dunia pendidikan tinggi melalui program “Goes to Campus” yang kali ini digelar di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan sosialisasi berlangsung di Aula Nuku Gedung Rektorat Unkhair dan diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Hasan Hamid, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada LPS yang telah memberikan edukasi penting mengenai lembaga penjamin dana masyarakat kepada mahasiswa.
“Ini suatu kehormatan bagi kami. Terima kasih kepada Pak Prayitno Amigoro dan tim yang telah memilih Universitas Khairun sebagai lokasi sosialisasi LPS di Maluku Utara,” ujar Hasan.
Ia mengaku sempat mengira kegiatan tersebut berkaitan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun setelah mendapat penjelasan, Hasan menegaskan pentingnya mahasiswa, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, memahami peran strategis LPS dalam menjaga keamanan dana nasabah serta stabilitas sistem perbankan.
Hasan juga menilai kegiatan ini sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menuju konsep Kampus Berdampak.
Ia membuka peluang kerja sama lanjutan, mulai dari penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS), program magang hingga konversi maksimal 20 SKS.
“Mahasiswa bisa magang satu semester di LPS dan dikonversi ke mata kuliah. Peluang bagi dosen untuk terlibat dalam riset, penyusunan kebijakan keuangan, dan kolaborasi penelitian juga sangat terbuka,” jelasnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan LPS III Sulampua, Prayitno Amigoro, menjelaskan bahwa LPS memiliki dua fungsi utama, yakni menjamin simpanan masyarakat dan menjaga stabilitas sistem keuangan.
Ia menegaskan bahwa menabung di bank merupakan aktivitas yang aman karena setiap simpanan dijamin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Prayitno juga menyinggung masih rendahnya tingkat literasi keuangan nasional dibandingkan dengan peningkatan inklusi keuangan, berdasarkan survei Badan Pusat Statistik dan OJK.
Untuk itu, mahasiswa diharapkan agar mewaspadai risiko pinjaman daring ilegal serta maraknya praktik judi online yang menjadi ancaman serius bagi keuangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, LPS berharap mahasiswa Unkhair semakin memahami pentingnya literasi keuangan serta mengenal peran LPS sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK.
Program “LPS Goes to Campus” di Unkhair diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi dalam edukasi keuangan serta pengembangan akademik bagi mahasiswa ke depan.
Reporter : Airin A.Taher
