Membaca Realitas

Harga Barito di Pasar Gamalama Fluktuatif, Tomat Sempat Menyentuh Rp25 Ribu per Kilogram

TERNATE, Kalesang – Harga bumbu dapur atau yang akrab disebut Barito di Pasar Tradisional Gamalama, Kota Ternate, terpantau fluktuatif dalam sepekan terakhir. Kondisi tersebut paling terasa pada komoditas tomat yang mengalami perubahan harga cukup signifikan dalam waktu singkat.

Salah satu pedagang Barito di Pasar Gamalama, Iwansyah, mengatakan harga tomat dalam lima hari terakhir terus bergerak naik turun. Ia menyebut, tomat sempat dijual dengan harga terendah Rp5.000 per kilogram, kemudian melonjak tajam hingga mencapai Rp25.000 per kilogram, sebelum kembali turun.

“Lima hari terakhir ini harga tomat memang berubah-ubah terus. Dari Rp5.000, naik sampai Rp25.000, lalu tiba-tiba turun lagi ke Rp12.000. Sekarang ini posisinya sudah mulai turun kembali,” ujar Iwansyah, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, saat ini harga tomat di lapaknya berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Fluktuasi harga tersebut, menurutnya, cukup menyulitkan pedagang dalam mengatur stok harian, terlebih pasokan Barito yang dijualnya didatangkan langsung dari Manado, Sulawesi Utara.

Selain tomat, sejumlah komoditas Barito lainnya masih bertahan di harga relatif tinggi. Rica Nona saat ini dijual seharga Rp80.000 per kilogram, sementara Rica Keriting dibanderol Rp30.000 per kilogram.

Untuk kelompok bawang, harga Bawang Merah tercatat mencapai Rp70.000 per kilogram, sedangkan Bawang Putih dijual dengan harga Rp50.000 per kilogram.

Kondisi harga yang belum stabil ini membuat pedagang dan pembeli berharap adanya kelancaran distribusi pasokan agar harga Barito di pasaran kembali normal.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar