TERNATE, Kalesang – Puskesmas Siko, Kota Ternate, menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Transformasi Digital Award Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi Puskesmas Siko dalam melakukan inovasi teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara apresiasi BPJS Kesehatan kepada 27 fasilitas kesehatan (faskes) mitra yang dinilai aktif dan berkomitmen dalam penerapan transformasi digital. Puskesmas Siko tercatat sebagai salah satu pemenang nasional pada Kategori Member Get Member Mobile JKN oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap faskes yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pelayanan kesehatan.
“Transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi, peserta JKN dapat merasakan layanan yang lebih praktis, sementara faskes terbantu dalam meningkatkan efektivitas pelayanan,” ujar Edwin, Rabu (14/1/2026).
Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan terus mendorong peralihan sistem layanan dari metode manual menuju sistem digital yang terintegrasi dan real-time. Upaya tersebut meliputi pemanfaatan aplikasi Mobile JKN, antrean online, hingga rekam medis elektronik.
Menurut Edwin, penerapan teknologi digital terbukti berdampak langsung pada pemangkasan waktu tunggu pasien serta peningkatan efisiensi operasional di fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas.
“Dengan apresiasi ini, kami berharap transformasi digital pelayanan kesehatan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta JKN maupun fasilitas kesehatan,” katanya.
Keberhasilan Puskesmas Siko meraih penghargaan pada kategori Member Get Member menunjukkan peran aktif faskes di Kota Ternate dalam mengedukasi serta mengajak masyarakat memanfaatkan kanal digital Mobile JKN guna mempermudah akses layanan kesehatan.
Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar
