TERNATE, Kalesang – Memasuki pekan keempat Januari 2026, harga sejumlah komoditas buah-buahan di Pasar Tradisional Gamalama, Kota Ternate, mulai mengalami pergerakan. Salah satunya adalah duku asal Tobelo, Halmahera Utara, yang kini mengalami penurunan harga cukup signifikan setelah sebelumnya sempat naik. Jumat (23/1/2026).
Harga duku Tobelo turun sebesar Rp30.000 per kilogram. Sebelumnya, harga komoditas ini sempat naik hingga Rp40.000 per kilogram dari harga normal, seiring terbatasnya pasokan.
Hamir (41) salah satu pedagang buah di Pasar Gamalama, mengatakan fluktuasi harga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan stok dan kelancaran distribusi dari daerah penghasil.
“Duku dari Tobelo sekarang harganya turun Rp30 ribu dibanding harga sebelumnya yang sempat naik Rp40 ribu. Sekarang barang sudah mulai banyak masuk,” ujar Hamir.
Selain duku, Hamir juga menjual jeruk peras yang dipasok dari Wairoro, Halmahera Tengah. Untuk komoditas tersebut, harga masih terpantau stabil di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas buah.
Tak hanya buah lokal Maluku Utara, sejumlah buah dari Manado, Sulawesi Utara, juga tersedia di Pasar Gamalama. Hamir menyebut, rambutan asal Manado dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram, sementara manggis dibanderol Rp25.000 per kilogram.
“Kalau untuk rambutan dari Manado saya jual Rp30 ribu, sedangkan manggis harganya Rp25 ribu per kilogram. Itu juga dipasok dari Manado,” tambah Hamir.
Penurunan harga duku Tobelo ini disambut positif oleh para pembeli. Sejak pagi hari, aktivitas jual beli di kawasan Pasar Gamalama terpantau mulai ramai, mengingat duku Tobelo merupakan salah satu buah favorit masyarakat Ternate saat musim panen tiba.
Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar
