Pendaratan Ikan di Ternate Tembus 4.000 Ton Sepanjang 2025
TERNATE, Kalesang – Hasil tangkap produksi perikanan yang mendarat di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate sepanjang tahun 2025 mencatat total sekitar 4.000 ton ikan. Capaian ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4.100 ton, seiring seringnya cuaca ekstrem yang melanda perairan Maluku Utara.
Kepala PPN Ternate, Kamaruddin, mengatakan bahwa hampir sepanjang tahun 2025 wilayah perairan Maluku Utara kerap dilanda cuaca buruk, sehingga membatasi aktivitas melaut para nelayan.
“Tahun 2025 cuaca memang kurang bagus, hampir tiap bulan ada cuaca buruk. Selain itu, ada beberapa kapal yang pindah pangkalan ke daerah Bacan dan lebih aktif mendarat di Dufa-Dufa, sehingga volume kita sedikit menurun,” ujar Kamaruddin, Selasa (27/1/2026).
Selain berdampak pada volume produksi, kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di PPN Ternate. Dari target sebesar Rp500 juta, realisasi hingga akhir tahun hanya mencapai Rp125 juta atau sekitar 25 persen.
Menurut Kamaruddin, rendahnya capaian PNBP disebabkan minimnya kapal dengan izin pusat yang mendaratkan hasil tangkapannya di PPN Ternate.
“Kapal izin pusat yang aktif di sini hanya sekitar lima kapal. Sebagian besar yang mendarat adalah kapal izin daerah, sehingga sumbangsih ke PNBP pusat memang kecil,” jelasnya.
Ia berharap ke depan aktivitas kapal izin pusat dapat meningkat, sehingga tidak hanya mendongkrak volume produksi, tetapi juga berkontribusi lebih besar terhadap penerimaan negara.
Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar
