HALTIM, Kalesang – Jekson Samura (50) seorang nelayan laki-laki, warga Desa Lahu, Kecamatan Geme, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari longboat saat melaut di perairan Halmahera. Saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate Iwan Ramdani, mengungkapkan ketika menerima laporan kejadian tersebut dari Siringer Manambing, rekan korban yang saat itu bersama-sama melaut. Laporan diterima setelah upaya pencarian mandiri yang dilakukan pelapor tidak membuahkan hasil.
Menindaklanjuti laporan itu, Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Timur (Haltim) langsung dikerahkan untuk berkoordinasi dengan unsur terkait dan bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP). USS Haltim menjadi unsur terdekat dari lokasi kejadian.
Berdasarkan kronologi, pada Senin, 9 Februari 2026 pukul 11.00 WIT, pelapor bersama korban berangkat dari Desa Pitu, Kabupaten Halmahera Utara menuju Pulau Sail untuk memancing.
Saat perjalanan pulang pada Minggu, 15 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WIT, korban terjatuh ke laut di perairan Pulau Jiew ketika hendak buang air kecil di buritan longboat. Pelapor yang sedang mengemudikan perahu baru menyadari korban hilang sekitar lima menit kemudian.
Pelapor sempat melakukan pencarian mandiri selama kurang lebih tiga jam, namun korban tidak ditemukan. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan.
Pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 06.18 WIT, Tim Rescue USS Haltim bersama unsur terkait bergerak melakukan operasi pencarian dan evakuasi dengan menggunakan longboat milik Polairud.
Unsur yang terlibat dalam operasi SAR antara lain USS Haltim, Pos TNI AL Haltim, Pos Polairud Haltim, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian.
