TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, melaksanakan kunjungan langsung ke sejumlah kelurahan dalam rangka program Rabu Menyapa yang dikemas khusus selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Rabu (25/2/2026).
Program ini difokuskan pada penguatan pelayanan publik, pengawasan kebijakan jam malam anak dan remaja, serta penegasan komitmen kebersihan lingkungan di tingkat kelurahan.
Rabu Menyapa edisi Ramadan diawali di Kelurahan Akehuda dan dilanjutkan ke Tubo, Toboleu, Tafure, Tabam, hingga Sango. Dalam setiap kunjungan, Sekda berdialog langsung dengan lurah dan perangkat kelurahan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski terdapat penyesuaian jam kerja selama bulan puasa.
“Alhamdulillah, Rabu Menyapa di Ramadan memang kemasannya kami ubah. Saya turun langsung ke kelurahan untuk memastikan beberapa hal, terutama terkait jam pelayanan kantor. Sesuai edaran, jam pelayanan dimulai pukul 08.00, istirahat pukul 13.00, kemudian kembali hingga pukul 15.00,” jelas Rizal.
Ia menegaskan bahwa kelurahan merupakan garda terdepan pelayanan publik yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, meskipun jam kerja mengalami penyesuaian, kualitas pelayanan tidak boleh menurun.
Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kelurahan harus tetap konsisten memberikan pelayanan sebagaimana sebelum Ramadan dengan standar profesionalisme yang sama.
Selain aspek pelayanan, Sekda juga meninjau implementasi kebijakan jam malam bagi anak dan remaja sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Ternate Nomor 100.3.4.3/10/2026 tentang Pemberlakuan Jam Malam bagi Anak dan Remaja. Dalam kunjungannya ke Akehuda, ia mendapati peran aktif lurah bersama RT, RW, dan warga dalam mengawasi anak-anak agar tidak berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIT.
Pelaksanaan kebijakan tersebut, kata Rizal, akan menjadi bagian dari evaluasi kinerja kelurahan. Pemerintah Kota Ternate berencana memberikan apresiasi kepada kelurahan yang mampu menjalankan kebijakan secara konsisten dan efektif.
“Nanti akan kami beri penghargaan kepada kelurahan yang mampu menjalankan kebijakan ini dengan baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga mengingatkan seluruh lurah dan staf agar tetap responsif dan sigap melayani masyarakat, terutama selama Ramadan ketika aktivitas sosial dan keagamaan meningkat.
Isu kebersihan lingkungan turut menjadi perhatian dalam Rabu Menyapa Ramadan. Sekda menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari kantor pemerintahan hingga ke tingkat RT dan kelurahan.
“Program Sigofi Gam yang telah diluncurkan Pemerintah Kota Ternate, serta kegiatan rutin Jumat Bersih, dinilai menjadi instrumen penting dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan,” ungkapnya.
Melalui pendekatan langsung ke kelurahan, Pemerintah Kota Ternate memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal, perlindungan terhadap anak-anak terlaksana, dan kebersihan lingkungan terjaga selama bulan suci Ramadan. Program Rabu Menyapa pun menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen aparatur dalam menghadirkan pelayanan yang profesional dan responsif kepada masyarakat.
