AMBON, Kalesang – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan keandalan pasokan listrik pada kegiatan peresmian dan penahbisan Gereja Galed di Desa Rumberu, Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat, Minggu (22/3/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, berlangsung lancar dan khidmat tanpa kendala kelistrikan.
Sebagai bentuk dukungan, PLN UIW MMU melakukan sejumlah persiapan teknis. Di antaranya menyiagakan satu unit genset berkapasitas 10 kVA serta menurunkan lima personel yang ditempatkan di dua titik strategis, yakni tiga personel di lokasi Gereja Galed dan dua personel di percabangan Rumberu.
Selain itu, PLN juga melakukan perambasan jaringan serta pemasangan genset di lokasi kegiatan. Pengaturan suplai listrik dilakukan dengan mengalihkan sumber daya ke genset selama prosesi berlangsung guna menjaga stabilitas dan mengantisipasi potensi gangguan.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan.
“Kami memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi siap dan andal, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dan mengikuti rangkaian peresmian dengan khidmat tanpa gangguan. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan yang dilakukan sejak H-1 hingga hari pelaksanaan merupakan standar operasional PLN dalam mengawal kegiatan penting yang melibatkan banyak masyarakat.
“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga menjaga kualitas layanan melalui kesiapan personel dan peralatan di lapangan. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak,” tambahnya.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, turut mengapresiasi kesiapan PLN dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi dukungan PLN dalam menjaga keandalan listrik selama kegiatan ini berlangsung, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan khidmat,” ujarnya.
Sementara itu, Pendeta Gereja Galed, Anthoneta Hatuopar, juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan PLN.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan PLN yang memastikan pasokan listrik tetap andal selama prosesi berlangsung, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
PLN diketahui telah bersiaga sejak 21 hingga 22 Maret 2026. Berkat kesiapan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan peresmian Gereja Galed berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan.
Keberhasilan ini turut mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara dan pemerintah setempat. PLN UIW MMU pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
