Membaca Realitas

BMKG Catat 4.618 Gempa Bumi di Indonesia Sepanjang Maret 2026, Mayoritas Tidak Dirasakan

Ternate, Kalesang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 4.618 kejadian gempa bumi terjadi di seluruh wilayah Indonesia selama periode Maret 2026.

Tingginya aktivitas tersebut dinilai sebagai hal yang wajar mengingat Indonesia berada di kawasan cincin api atau wilayah tektonik aktif dunia.

Berdasarkan data BMKG, dari total kejadian tersebut, hanya sebagian kecil gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Tercatat sebanyak 71 gempa dirasakan, sementara sisanya tidak menimbulkan dampak langsung.

Adapun rincian aktivitas gempa selama Maret 2026 meliputi:

  • Total gempa bumi: 4.618 kejadian
  • Gempa dirasakan: 71 kejadian
  • Gempa dengan magnitudo ≥ 5: 16 kejadian
  • Gempa dengan magnitudo < 5: 4.602 kejadian
  • Gempa yang menimbulkan kerusakan: 1 kejadian
  • Tsunami: 0 kejadian

BMKG menjelaskan bahwa sebagian besar gempa yang terjadi memiliki magnitudo kecil sehingga tidak dirasakan oleh manusia. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

“Sebagian besar gempa memang tidak dirasakan, namun kesiapsiagaan tetap penting karena dapat menyelamatkan jiwa,” demikian imbawn Kapala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam website resminya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi melalui kanal resmi lembaga tersebut guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.