Kunjungan Kepala BIN ke Ternate Dorong Kolaborasi Pelestarian Budaya
Ternate, Kalesang – Sejumlah pejabat tinggi negara melakukan kunjungan ke situs bersejarah di Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (15/4/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman sejarah sekaligus mendorong pengembangan sektor kebudayaan.
Rombongan yang dipimpin Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Muhammad Herindra, didampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, mengunjungi Benteng Oranje serta Museum Sejarah Ternate Alfred Russel Wallace. Turut hadir dalam agenda tersebut Kepala Staf Umum (Kasum) TNI yang juga menjabat Ketua I Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Richard Taruli Horja Tampubolon.
Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan nilai historis kawasan, termasuk peran strategis Ternate dalam jalur perdagangan rempah dunia pada masa lalu. Benteng Oranje, yang pernah menjadi pusat kendali Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), menjadi salah satu titik penting dalam agenda tersebut.
Selain itu, rombongan juga meninjau Museum Sejarah Ternate Alfred Russel Wallace yang sebelumnya telah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, pada tahun 2025.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rinto Taib, menyatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi pengelolaan situs sejarah di daerah. Menurutnya, kehadiran pejabat pusat dan daerah tidak hanya sebagai bentuk perhatian, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
“Ini menjadi kehormatan bagi kami, sekaligus kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan berbagi pengetahuan tentang warisan sejarah yang memiliki nilai penting dalam perjuangan bangsa,” ujarnya.
Rinto menjelaskan, para tamu juga mendapatkan pemaparan mengenai jejak sejarah perdagangan rempah, termasuk bukti arkeologis dan arsitektural bangunan kolonial yang masih terjaga hingga kini.
Ia berharap, kunjungan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong pelestarian serta pengembangan kebudayaan Indonesia secara berkelanjutan.
