Membaca Realitas

Waspada! Enam Wilayah Perairan Maluku Utara ini, Berpotensi Dilanda Gelombang Tingg

Ternate, Kalesang – Enam wilayah perairan di Maluku Utara diprakirakan berpotensi mengalami peningkatan tinggi gelombang melebihi 2,0 meter pada Selasa (21/4/2026). Wilayah tersebut meliputi perairan Morotai, Loloda, Dama, Batang Dua, Halmahera Timur, hingga Gebe dan sekitarnya.

Prakirawan BMKG Sultan Baabullah Ternate, Dewi Makhranrika Mandiong, menyampaikan bahwa secara umum kondisi gelombang di perairan Maluku Utara berada pada kisaran 0,5 hingga 2,0 meter, namun terdapat potensi peningkatan di sejumlah wilayah tersebut.

Selain itu, kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah berawan di seluruh wilayah Maluku Utara. Sementara pada siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah, di antaranya Morotai, Ibu, Jailolo, Sidangoli, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Buli, Weda, Patani, Gane, Bacan, Obi, Taliabu, hingga Sulabesi dan sekitarnya.

“Suhu udara berkisar antara 27 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 70 hingga 100 persen,” jelas Dewi.

Adapun angin bertiup dari barat daya hingga timur laut dengan kecepatan 5 hingga 35 kilometer per jam.

BMKG juga memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Maluku Utara pada hari ini. Meski demikian, masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG.