Membaca Realitas

Pemkot Ternate Percepat Operasional Koperasi Merah Putih, Fokus Selesaikan Kendala Lahan di 78 Kelurahan

Ternate, Kalesang – Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh wilayah Kota Ternate. Upaya percepatan tersebut difokuskan pada penyelesaian berbagai kendala di lapangan, terutama persoalan ketersediaan lahan dan fasilitas pendukung koperasi.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, usai mengikuti rapat gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kota Ternate yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Jamian Kolengsusu. Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan koperasi tingkat kelurahan dan Dandim 1501/Ternate.Kamis (21/5/2026).

Menurut Rizal, pembahasan utama dalam rapat itu berkaitan dengan percepatan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Semangat dari program Koperasi Merah Putih ini diharapkan bisa cepat berjalan dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Rizal.

Baca Juga:Pemkot Ternate dan Pemprov Malut Jajaki Kerja Sama Sektor Nontambang dengan Singapura

Ia menjelaskan, terdapat 78 kelurahan di Kota Ternate yang menjadi lokasi pengembangan KKMP. Masing-masing koperasi nantinya membutuhkan sarana pendukung seperti gerai usaha, gudang penyimpanan, hingga fasilitas operasional lainnya.

Rizal mengatakan, pemerintah daerah saat ini juga menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri tertanggal 8 April 2026 yang mengatur sinergi pendanaan antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung percepatan pembentukan dan operasional koperasi.

Menurutnya, regulasi tersebut menegaskan peran pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam menunjang pelaksanaan program KKMP di daerah masing-masing.

Namun demikian, salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah belum tersedianya lahan di sejumlah kelurahan sebagai lokasi pembangunan fasilitas koperasi.

“Ada yang sudah mendapat lokasi, ada yang belum, bahkan ada yang sudah punya lokasi tetapi belum bisa membangun karena kendala administrasi atau alas hak,” katanya.

Untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, Rizal mengaku telah menginstruksikan Kepala Bappelitbangda serta Kepala BPKAD Kota Ternate agar menggelar rapat koordinasi di setiap kecamatan pada pekan depan.

Langkah itu dilakukan untuk memetakan persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi terhadap kebutuhan lahan maupun fasilitas penunjang lainnya.

“Rakoor ini penting untuk melakukan koordinasi terhadap masalah-masalah yang masih terjadi di lapangan, misalnya lahan yang belum ada maupun kekurangan lainnya agar segera diambil solusi,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Ternate juga mendapat dukungan dari TNI dalam pembangunan fasilitas KKMP. Saat ini tercatat delapan lokasi telah dibantu pembangunannya dengan memanfaatkan aset milik pemerintah kota, kementerian, hingga Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Rizal menegaskan, pemerintah terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar percepatan operasional Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat berjalan sesuai target yang ditetapkan.

“Kegiatan KMP ini terus kami pantau dan koordinasikan agar percepatannya benar-benar berjalan sesuai target,” pungkasnya.