Membaca Realitas

Buka Seminar Nasional di Ternate, Menko Pangan Targetkan 80 Ribu Koperasi Desa Beroperasi

TERNATE, Kalesang – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, secara resmi membuka Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Bastiong, Kota Ternate, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Asosiasi Desa Seluruh Indonesia (ADSI), Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Seminar dihadiri oleh kepala desa, perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan koperasi desa.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi pusat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah kepada masyarakat.

“Bantuan beras, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tunai, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga gas melon bersubsidi akan disalurkan melalui koperasi desa. Jadi, fungsi Koperasi Desa akan sangat kuat,” ujar Zulkifli.

Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi secara efektif pada akhir Agustus atau September 2026.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu agenda besar pemerintah yang menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Baru bisa dibangun 35 ribu sampai September. Saya sudah perintahkan akan dibuka akhir Agustus atau September,” katanya.

Zulkifli menambahkan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan berperan sebagai
off-taker sekaligus menjadi infrastruktur pemerintah dalam mendistribusikan berbagai barang kebutuhan pokok dan program subsidi kepada masyarakat.

Dengan peran tersebut, koperasi diharapkan tidak hanya memperkuat perekonomian desa, tetapi juga meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan pemerintah sehingga lebih tepat sasaran dan mudah diakses masyarakat.