TERNATE, Kalesang – Persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 di Kota Ternate, Maluku Utara, telah mencapai 90 persen. Sebanyak 868 peserta dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 26-30 Agustus 2026.
Sekretaris Daerah Kota Ternate sekaligus Ketua Panitia JKPI 2026, Rizal Marsaoly, mengatakan hampir seluruh persiapan telah rampung. Saat ini, panitia masih menyelesaikan sejumlah perbaikan fasilitas dan sarana-prasarana di ruang publik.
Hal itu disampaikan Rizal usai rapat pemantapan Rakernas JKPI 2026 di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate.
“Untuk kegiatan Rakernas JKPI, persiapannya sudah dilakukan mulai dari malam dinner sampai kegiatan terakhir. Total keseluruhan rombongan sebanyak 868 peserta,” kata Rizal.
Ia menjelaskan, peserta yang dijadwalkan hadir berasal dari berbagai unsur, mulai dari Menteri Kebudayaan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, Kepala Perpustakaan Nasional, Kepala Arsip Nasional, hingga unsur pemerintah daerah.
Selain itu, sejumlah kepala daerah dari kabupaten dan kota di Maluku Utara juga dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut.
Dari sisi akomodasi, khususnya hotel, panitia telah melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan peserta selama berada di Ternate. Panitia juga masih melakukan komunikasi akhir dengan sejumlah kepala daerah terkait kehadiran mereka.
“Mulai besok sudah ada delegasi yang datang melalui Pelabuhan Ahmad Yani. Hampir 100 orang menggunakan kapal laut,” ujarnya.
Sejumlah Venue Disiapkan
Rizal mengatakan, sejumlah lokasi utama telah disiapkan sebagai tempat pelaksanaan berbagai agenda Rakernas JKPI 2026. Beberapa di antaranya yakni Fort Oranje, Lapangan Ngara Lamo, Landmark Ternate, serta sejumlah lokasi lainnya.
Lapangan Ngara Lamo akan digunakan untuk pementasan karnaval dan seni budaya yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rakernas JKPI.
Selain kesiapan venue, panitia juga memastikan sejumlah destinasi wisata yang akan dikunjungi para peserta dalam rangkaian kegiatan.
Menurut Rizal, Dinas Pariwisata Kota Ternate telah melakukan sosialisasi dan persiapan destinasi wisata sejak beberapa bulan terakhir untuk memastikan seluruh lokasi siap menerima para tamu.
Meski persiapan telah mencapai 90 persen, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan menjelang pelaksanaan kegiatan.
“Yang masih perlu dilakukan adalah seperti pemasangan baliho untuk memberikan informasi tentang Rakernas JKPI dan umbul-umbul di pusat kota,” kata Rizal.

