Membaca Realitas

AJI Ternate Gelar Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang

TERNATE, Kalesang — Puluhan lilin dinyalakan di pelataran Landmark Ternate, Rabu malam (23/9/2026). Nyala lilin itu menjadi simbol solidaritas para jurnalis di Kota Ternate terhadap lima jurnalis asal Jakarta yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Aksi solidaritas dan doa bersama tersebut digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate bersama sejumlah jurnalis di Kota Ternate. Kegiatan diawali dengan penyampaian pesan solidaritas, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan kelima jurnalis tersebut.

Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sesama jurnalis, terutama terhadap mereka yang dilaporkan hilang ketika menjalankan tugas jurnalistik di tengah situasi bencana.

“Ini bentuk solidaritas kami untuk rekan-rekan jurnalis yang sedang dalam situasi sulit. Kami berharap mereka segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Yunita.

Menurut dia, risiko kerja jurnalistik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas jurnalis di lapangan. Dalam situasi bencana, jurnalis tetap menjalankan tugas untuk mendapatkan informasi dan menyampaikannya kepada masyarakat.

“Peru kita semua tau bahwa tidak ada berita seharganya,” kata Yunita.

Nyala lilin dalam aksi tersebut juga menjadi simbol pengingat bahwa informasi yang diterima publik diperoleh melalui kerja jurnalistik yang memiliki risiko, terutama ketika jurnalis harus berada di lokasi dengan kondisi yang tidak menentu.

Lima jurnalis asal Jakarta tersebut dilaporkan hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga aksi solidaritas digelar di Ternate, keberadaan mereka belum diketahui.

Aksi kemudian ditutup dengan doa bersama. Di tengah cahaya lilin yang menyala, para jurnalis Ternate menyampaikan harapan agar kelima rekan mereka segera ditemukan dan dapat kembali dalam kondisi selamat.