Membaca Realitas

Solusi Atasi Inflasi di Tikep, Saiful: Meningkatkan Frekuensi Tol Laut

TIDORE (kalesang) –Meningkatkan frekuensi tol laut merupakan salah satu solusi mengatasi masalah inflasi di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Tikep, Saiful Latif mengatakan, suplai bahan pokok ke Tidore menggunakan jalur dua pintu, yaitu melalui subsidi pemerintah ke tol laut yang memasok langsung dari Surabaya, dan juga memasok bahan dan barang dari Ternate.

“Kedua pintu itu jika dibandingkan harga komoditasnya di pasar, selisihnya relatif jauh.” Kata Saiful saat ditemui kalesang.id, Rabu (6/7/2022).

Sebenarnya, Saiful menambahkan, tol laut ini sangat membantu. Karena, dari dulu sebelum ada tol laut itu semua kebutuhan dipasok dari Ternate. Dan harga jauh lebih tinggi. Sekarang, dengan adanya tol laut ini harga barang di pasaran jauh lebih murah.

“Dalam kurun waktu 21 hari baru dapat satu kali trip tol laut. Kalau kita dapat 2 trip dalam sebulan, itu bagus.” Ujarnya.

Di Tidore ini, lanjutnya, termasuk pengguna tol laut terbesar. Kemarin itu ada 68 kontener dan rata-rata itu 60 kontener dalam satu kali trip, tapi sayang durasinya terlalu panjang untuk trip berikutnya.

“Inflasi daerah terutama di Tidore akan bisa diatasi dengan meningkatkan frekuensi kapal yang datang. Hanya saja tol laut itu kebijakan nasional. Kami telah usul ke Pemerintah Pusat untuk tingkatkan frekuensi tol laut.” Pungkasnya.(tr-04)

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Junaidi Drakel