SANANA (kalesang) – Salah seorang warga Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara membuat surat terbuka di media sosial facebook. Isinya mengkritik kinerja PDAM lantaran pasokan air bersih ke rumahnya tak lagi mengalir.
“Yang terhormat Kapala PDAM tolong kase bajalan tong punk air PAM lagi. Waktu pasang meteran air janji 1 minggu bajalang 2 kali. Tapi so 2 bulan ini so tarbajalan2 di Mangon Waisau.” Tulis akun facebook bernama @Mandalika yang diunggah, Kamis (7/7/2022).
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bagian (Kabag) PDAM Kepulauan Sula, Karim Lumbesi menjelaskan, pengaliran air jalur Desa Mangon khususnya komplek Waisai belum bisa dilakukan saat ini karena hujan deras yang mengakibatkan air tak bersih.
“Bukan saja di Mangon, di Desa Waihama juga begitu. Kami bisa paksakan jalan tapi air nanti kabur berarti sama saja. Air di Desa Waihama juga sekarang tidak jalan.” Ungkapnya kepada kalesang.id, Jumat (8/7/2022).
Saat ini pengaliran air dilakukan secara bergilir. Karim memastikan semua mendapat jatah air bersih.
Sementara untuk komplek Waisau sebagaimana disebutkan dalam keluhan tersebut berada di daerah ketinggian sehingga aliran air sering tidak normal.
“Solusinya adalah dibuatkan bak penampung sendiri sehingga air bisa jalan normal.” Ucapnya.(tr-02)
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Zulfikar
