Membaca Realitas

Warga Nilai Kades Maidi Tidak Transparan Soal Anggaran

TIDORE (kalesang) – Warga menilai Kepala Desa (Kades) Maidi, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut), Abdullah Yakub tidak transparan soal anggaran.

Sebab, pembangunan talud penahan banjir yang dibangun menggunakan dana desa itu tidak ada papan proyek. Bahkan, warga tidak tahu sama sekali berapa jumlah anggaran yang dikeluarkan.

“Kebijakan tersebut sangat tidak masuk akal. Kata ILH, salah satu warga Desa Maidi kepada kalesang.id, Jumat (29/7/2022).

ILH meminta agar pekerjaan yang dibangun oleh desa ini harus diselenggarakan secara terbuka. Supaya masyarakat bisa ikut kontrol proses pekerjaannya.

“Pekerjaan ini tidak ada papan proyek. Ini anggaran desa yang harus masyarakat kontrol. Pagu anggarannya saja kami tidak tahu.” Sesalnya.

Selain itu, lanjutnya, tembok untuk penahan air ini, seharusnya dibangun dari dasar. Kemudian fondasinya harus lebih ke dalam dari permukaan tanah.

“Jika begini, ketika arus dari kali lagi deras dan mengikis tanah di pinggiran kali, maka tembok ini pasti akan tidak bertahan lama dan langsung rusak.” Tegas ILH.

Pekerjaan seperti ini, ILH menambahkan, pernah dilakukan di Dusun Tafaga, Desa Maidi padatahun 2018 silam.

“Tetapi karena pembangunannya asal-asalan, akhirnya air bisa masuk ke pemukiman warga.” Pungkasnya. (tr-04)

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Junaidi Drakel