TIDORE (kalesang) – Realisasi APBD Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut) di triwulan III sudah mencapai 45,25 persen atau Rp434.682.133.679,00.
Realisasi itu terdiri dari serapan gaji dan rutin, untuk rutin sebesar Rp215.601.039.616,00 dan gaji sebanyak Rp219.081.094.063,00. Dalam serapan rutin ini terdapat pekerjaan fisik maupun operasional selama tiga triwulan.
Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setda Kota Tikep, Samsul Bahri mengatakan, ini merupakan realisasi riil atau dihitung secara manual. Nilai yang sudah terealisasi itu berbeda dengan yang tercover di sistem BPKAD.
“Kalau by sistem, nilainya tidak sampai segini. Namun selisihnya hanya nol koma sekian persen. Kalau di sistem, walaupun SP2 sudah jadi, tapi dinas terkait belum input pertanggungjawaban, maka belum terbaca.” Kata Samsul kepada kalesang.id, Selasa (2/8/2022).
Memasuki triwulan ke-III ini, Samsul menambahkan, realisasi APBD terbilang masih rendah. Itu karena belanja modal semuanya belum jalan.
“Yang ada dan paling progres adalah Dinas Perhubungan melalui DAK. Yang lain ini rata-rata baru tahap I.” Tutupnya.
Sekadar diketahui, total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore Kepulauan di tahun 2022 sebesar Rp959 miliar.(tr-04)
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Junaidi Drakel
