Membaca Realitas

DPW PAN Malut Berikan Sinyal Rekomendasi Ke Edi Langkara

TERNATE (kalesang) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-1 di Royal Resto Ternate, Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan yang dibuka oleh ketua umum PAN yakni Zulkifli Hasan secara virtual tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus PAN dari sejumlah daerah yang ada di Maluku Utara.

Diketahui, dalam agenda Rakerwil PAN Malut tersebut akan membahas beberapa agenda penting salah satunya mengenai rekomendasi PAN Malut untuk Bakal Calon Gubernur Malut pada periode 2024-2029 mendatang.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Edi Langkara, yang mana diketahui Bupati Halmahera Tengah (Halteng) itu digadang-gadang kan bakal mengikuti pertarungan gubernur pada Pemilu 2024 mendatang.

“Saya sebagai insan politik mengucapkan terimakasih. Saya ucapkan terimakasih atas sinyal dukungan, sebetulnya itu baru sinyal.” Kata Edi Langkara saat diwawancarai sejumlah wartawan, Sabtu (13/8/2022).

Meskipun demikian, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan, kalaupun misalnya arah politik diberikan sinyal kepadanya, ia mengemukakan bahwa dirinya bukanlah yang terbaik. Namun, ia akan mengisi kekurangan yang ada.

“Jadi bukan saya sebagai tokoh satu-satunya, tapi saya bagian dari yang diincar PAN Maluku Utara.” Katanya.

“Jika pilihan jatuh kepada saya, saya ucapkan terimakasih, dan saya akan berusaha memaksimalkan apa yang menjadi kepercayaan itu.” Tambahnya.

Ia juga menambahkan, kalau secara organisatoris baru PAN Malut yang memberikan sinyal, dan untuk partai yang lain pula tetap menjalin komunikasi terus.

“Dan saya yakin, saya punya komunikasi dengan seluruh partai politik bagus baik PDIP, NasDem, Gerindra, Hanura, PAN sendiri. Jadi saya punya hubungan bagus itu modal politik bagi saya.” Beber Edi Langkara.

Sementara, Ketua DPW PAN Maluku Utara Iskandar Idrus dalam sambutannya mengatakan dalam Rakerwil ini salah satunya akan dibahas tentang rekomendasi DPW PAN Malut pada Pilkada Gubernur 2024 mendatang.

Anggota DPRD Malut itu menyebutkan tentunya dalam rekomendasi yang diberikan PAN akan dilihat berbagai rekam jejak yang diusulkan PAN, misalnya kepala daerah yang mempunyai elektabilitas dan popularitas di Maluku Utara.

“Yang terpenting adalah komunikasi dengan yang nyaman, kalau kemudian PAN memenangkan lantas komunikasi tidak nyaman kan tidak mungkin.” Ungkapnya sembari mengatakan karena tujuan akhir dari politik adalah gagasan dan ide yang dapat bisa di akomodir nantinya. (m-01)

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan