Membaca Realitas

Warga Kepsul Memanfaatkan Kartu Kusuka untuk Dapatkan BBM Bersubsidi

SANANA (kalesang) – Sejumlah warga di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara memanfaatkan kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (Kusuka) untuk peroleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

Harusnya, ada pengawasan dari Dinas dan Kelautan (DKP) Kepsul. Bagaimana tidak, BBM bersubsidi yang didapat menggunakan kartu Kusuka itu malah dijual lagi ke orang lain.

Kepala Seksi (Kasi) Penelayanan dan Usaha Perikanan Tangkap DKP Kepsul, Ramli Selasa mengatakan, pada saat pihaknya pihaknya mau cetak Kusuka, pertama meminta surat keterangan berdomisili dari desa untuk memastikan yang bersangkutan nelayan atau bukan.

“Kan yang lebih tahu pekerjaan warga itu dari pihak pemerintah desa. Jadi kita minta keterangan berdomisil.” Kata Ramli kepada kalesang.id, Kamis (1/9/2022).

Ramli mengaku pernah menegur beberapa warga agar tidak memanfaatkan Kusuka untuk membeli BBM. Bahkan dari dinas sudah sampaikan ke sejumlah kepala desa untuk buatkan rekomendasi sesuai dengan KTP warga setempat.

“Karena kalau kita lihat dari KTP, kebanyakan warga punya pekerjaan sebagai petani dan wiraswasta. Jadi kalau mereka datang untuk buat Kusuka, kami minta rekomendasi dari desa setempat yang menyatakan mereka benar-benar seorang nelayan.” Ujarnya.

Ramli janji akan perketat pembuatan Kusuka. Mereka khawatir ada oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan kartu tersebut untuk beli BBM. Apalagi kalau oknumnya bukan sebagai nelayan.

“Jadi kalau mereka datang selain bawa KTP, kami juga minta surat rekomendasi dari desa yang menyatakan mereka seorang nelayan. Dari situ baru kami buatkan.” Tandasnya.(tr-02)

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel