Membaca Realitas

DPRD Pertanyakan Pembagian Armada Motor Roda Tiga Angkut Sampah di Kota Ternate

TERNATE (kalesang) – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlaela Syarif mempertanyakan sejauhmana efektifitas pengelolaan sampah mengunakan armada sepeda motor roda tiga di Kota Ternate, Maluku Utara.

Dikatakan, kurang lebih ada ratusan armada motor roda tiga yang disalurkan ke setiap kelurahan di Kota Ternate, dimana pengadaannya bersifat bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan ada juga yang mengunakan APBD Kota Ternate untuk pengangkutan sampah.

“Sampai sejauh ini, saya coba melakukan pantauan yah sebelum ratusan motor kaisar (roda tiga) ada dan saat ini beroperasi, belum ada perubahan signifikan soal sampah di Kota Ternate.”Ucap Nurlaela kepada kalesang.id, Sabtu (3/12/2022).

Politisi NasDem itu mengemukakan, tumpukan sampah di titik pembuangan sejauh ini masih sama, artinya belum ada perubahan perilaku pembuangan sampah.

Meski begitu, Nurlaela menyambut baik terobosan Bapelitbangda Kota Ternate dalam perencanaan soal problem sampah di Kota Ternate, tetapi dirinya wajib mengikhtiarkan, subtansi masalah sampah di Kota Ternate.

Sebab, hal ini belum disentuh maksimal Pemkot, yaitu problem perilaku masyarakatnya baik dilingkup rumah tangga, industri atau pelaku usaha dan instansi atau perkantoran.

“Pola atau sistem pengelolaan sampah dengan metode motor kaisar ini masih dipertanyakan efektifitas.”Katanya.

Efektifitas yang dimaksud, yaitu seperti bagaimana metode ditingkat kelurahan, dari pengendara, operasional, honor, tempat penampungan, jalur kaisar, waktu beroperasi, dan lain-lain.

Menurutnya, jika hal tersebut tidak dituangkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik, maka dirinya mengikhtiarkan bahwa motor roda tiga  tersebut akan berubah fungsi.

“Nanti jadi bisa berubah fungsi jadi angkut batu, alat bangunan dan angkut kelapa.”Ujarnya Nurlaela.(m-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan