Membaca Realitas

Sandiaga Uno Kembali Tegaskan Pulau Widi Maluku Utara Tidak Dijual

TERNATE (kalesang) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno Kudadiri biasa disapa Sandiaga Uno kembali mempertegas bahwa Pulau Widi di Maluku Utara tidak dijual.

Hal itu disampaikan Sandiaga Uno disela-sela kegiatan The Weekly Brief, di mana dirinya mengatakan Pulau Widi di Maluku Utara oleh pemerintah daerah yang melakukan kerjasama dengan pihak ketiga atau swasta yang berbasis di Bali untuk pengembangan investasi dan akomodasi.

“Mengenai Pulau Widi Maluku Utara sudah saya jelaskan secara tegas, pulau-pulau yang ada di gugus Kepulauan Widi adalah milik Indonesia. Saya garis bawahi tidak dijual.” Ucap Sandiaga Uno seperti dilihat di kalesang.id, melaui akun resmi Kemenparekraf, Selasa (6/12/2022).

Sandiaga menyebutkan, sekarang ini yang ditawarkan kepada investor luar negeri atau pihak asing adalah bentuk kerjasamanya. Jadi kata dia, Pulau Widi  Maluku Utara tidak dijual.

“Jadi tidak di jual. Tidak ada sekeping tanah air kita yang dijual, karena memang itu milik bangsa kita.” Ujarnya.

“Jadi pariwisata ini juga menjujung tinggi kedaulatan bangsa dan walaupun investor masuk tetapi tetap saja Pulau itu (Widi) milik bangsa Indonesia untuk anak cucu kita.” Katanya menjelaskan.

Pengelolaan Pulau Widi di Maluku Utara itu, Sandiaga menerangkan, bahwa dirinya diberitahukan oleh Bupati Halmahera Selatan adalah pengelolaan jangka panjang.

Di mana, bentuk kerjasama antara pemerintah daerah melalui BUMD dengan pihak ketiga, dan hal itu tentunya tetap berlangsung, namun akan dilihat nanti bagaimana pengembangannya dengan investor baru yang nanti terjaring dengan proses penawaran investasi dan pengelolaannya.

“Karena begitu saya ke sana kemarin ke Halmahera Selatan cantik sekali, itu cantik sekali gugus Kepulauan Widi Maluku Utara.” Ungkap Sandiaga.

Ia juga menambahkan, semoga Pulau Widi di Maluku Utara itu menjadi Maldives Indonesia dan juga menjadi salah satu daya tarik utama selain Raja Ampat, Labuan Bajo dan beberapa destinasi unggulan yang ada di Indonesia timur.

“Jadi mudah-mudahan ini bisa menjadi Maldivesnya Indonesia dan jadi daya tarik utama.” Ujarnya.(m-01)

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Yunita Kaunar