Membaca Realitas

Ekonomi Malut Tertinggi Dunia, Ini Salah Satu Penyumbang yang Disebut AGK

SOFIFI (kalesang) – Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba sebut salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi karena belanja pemerintah.

Hal itu disampaikan pada saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan daftar alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran (TA) 2023 kepada para bupati/walikota dan kuasa pengguna anggaran satuan kerja lingkup Provinsi Maluku Utara, yang bertempat di aula Nuku kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, Kamis (15/12/2022).

Abdul Ghani Kasuba atau AGK di kesempatan itu mengatakan, pertumbuhan ekonomi Malut pada Triwulan III Tahun 2022 mencapai 24,85 persen.

Baca Juga: Walikota dan Bupati se Malut Terima TKD Tahun 2023, Halsel Terbesar

“Pertumbuhan ekonomi ini merupakan yang tertinggi di Indonesia, bahkan di dunia. Ini telah mendapat apresiasi dari Presiden RI.” Katanya.

Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di Malut, AGK menambahkan,  adalah sektor belanja pemerintah dan alokasi yang diberikan kepada satuan kerja maupun alokasi transfer dana ke daerah.

“Salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara adalah belanja pemerintah. Ini menandakan pentingnya instrumen APBN dan APBD dalam mengintervensi kegiatan ekonomi masyarakat.” Bebernya.

Baca Juga: Kota Tikep Raih Dua Penghargaan dari DJPb Malut

Kondisi perekonomian pada tahun 2023, kata AGK, diperkirakan masih menghadapi tantangan yang tinggi.

“Maka dari itu, saya minta kepada seluruh pimpinan satuan kerja dan kepala daerah di Maluku Utara untuk antisipatif dan tanggap menghadapi kondisi tersebut.” Pungkasnya.(m-02)

 

Reporter: Sitti Mutmainnah

Redaktur: Junaidi Drakel