TERNATE (kalesang) – Jalan belakang Kelurahan Gambesi menuju Kampus Universitas Khairun, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara kini jadi Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Amatan kalesang.id, Jum’at (16/12/2022) ada beberapa titik pembuangan sampah yang menumpuk.
Sutiha (18) penghuni Asrama Sula yang ada di lokasi itu mengaku, lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah warga setempat.
“Tempat ini sudah lama jadi tempat pembuangan sampah di sini. Saya pernah melihat beberapa mahasiswa maupun warga, setiap malam membuang sampah di tempat tersebut.” Ungkapnya.
Sutiha mengatakan, tumpukan sampah yang tak jauh dari Asrama Sula, sering menimbulkan bau busuk, ketika hujan.
“Apalagi kalau hujan, bau menyengat pasti tercium, karena banyak sampah rumahan yang dibuang di tempat tersebut tidak hanya sampah plastik.”Katanya.
Hal yang sama diungkapkan oleh Firda, salah satu mahasiswa yang melewati jalan tersebut sering mencium bau busuk.
“Saya ke kampus setiap hari melewati jalan ini, sampah tetap saja menumpuk. Jadi, kalau dibersihkan percuma saja. Hari ini dibersihkan besok pasti ada lagi.” Cetusnya.
Kata Firda, ia sering melihat mahasiswa yang membuang sampah seenaknya ditempat tersebut. Terkadang sangat menggangu matanya ketika harus melewati jalan tersebut.
“Seharusnya, mahasiswa yang berintelektual punya kepekaan terhadap lingkungan. Masa, bukan tempat sampah kok terus buang sampah di sini, kan tidak masuk akal.”Keluhnya.
Sambung Firda, seharusnya pemerintah juga menyediakan bak sampah di jalan belakang seperti ini. Agar orang warga tidak memanfaatkan lahan kosong maupun kali mati untuk jadikan tempat pembuangan sampah.
“Tidak perlu mengharapkan pemerintah untuk membersihkan sampah, itu sama saja. Jadi, sebagai warga kita sendiri yang harus bangun kepekaan terhadap kepedulian lingkungan sekitar.” Pungkasnya. (tr-04)
Reporter: Siti Halima Duwila
Redaktur: Wawan Kurniawan
