Kekurangan Tenaga Medis, Ini Harapan Kepala Dinas Kesehatan Tikep
TIDORE (Kalesang) – Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut), masih kekurangan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tikep, Abd Majid Do M Nur mengatakan, kekurangan itu terdiri dari dokter umum yang tersedia di puskesmas daratan Oba, kemudian tenaga farmasi, dan analis gizi.
“Tapi yang paling urgen di Tikep itu adalah dokter umum, dokter gigi, dan apoteker.” Katanya, Rabu (21/12/2022).
Sejauh ini, Majid mengaku belum ada informasi mengenai formasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Nakes di 2023.
Baca Juga: Ruang Cuci Darah di RSUD Soasio Tikep Mulai Beroperasi di Januari 2023
“Usulan untuk PPPK Nakes di 2023 memang belum ada, karena belum diberikan kuota dari KemenPan-RB, tapi untuk penyusunan komposisi kita mengacu pada kondisi ril saat ini.” Jelasnya.
Tentu, lanjutnya, Dinkes sudah punya data terkait honor daerah (Honda) yang akan diprioritaskan jika dibuka jalur PPPK tahun 2023.
“Mereka inilah yang menjadi skala prioritas yang diusulkan untuk menjadi tenaga yang diterima melalui jalur PPPK.” Terangnya.
Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Tikep Tambahkan Tenaga Dokter
Data tenaga honorer itu, Majid menambahkan, Badan Kepegawaian dan Pengembanga Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sudah mengantonginya.
“Untuk data honorer, kami sudah membuat urutan menurut skala prioritas. Misalnya kuota yang dibutuhkan lebih sedikit dari jumlah data honorer yang ada, maka dilihat sesuai urutan skala prioritasnya. Kita punya jumlah data honorer di Dinkes berjumlah 50 orang, semoga semuanya bisa diangkat melalui jalur PPPK ke depan.” Tukasnya.(tr-04)
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Junaidi Drakel
