JNE Goll Aborasi Ngajak Online 2022, Dorong Pertumbuhan UMKM di Ternate
TERNATE (kalesang) – PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) hadirkan Goll Aborasi Ngajak Online, dorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Ternate.
Mengutip ASEAN Investment Report yang dirilis September 2022, Indonesia memiliki UMKM terbanyak di kawasan ASEAN dengan jumlah UMKM di Indonesia mencapai sekitar 65,46 juta unit pada tahun 2021.
Hal ini juga turut dirasakan Kota Ternate dengan kemajuan perekonomian dari pegiat UMKM. Perusahaan ekspedisi ter populer, JNE, menghadirkan Goll Aborasi Ngajak Online 2022 di Kota Ternate guna membantu keberlansungan pemasaran UMKM Ternate.
Agenda yang diselenggarakan melalui zoom meeting dengan tema “Kiat UMKM Naik Kelas Dengan Digital Marketing” JNE Ternate mengupas bagaimana UMKM Ternate membangun bisnis dengan strategi pemasaran yang kreatif dan inovatif di era digitalisasi.
Hadir sebagai pembicara diantaranya, Thomas Merung selaku Branch Manager JNE Ternate, Dwi Asdaningsih selaku Owner Tmdash.Id, dan Nadya Tawary selaku Marketing Fala Tanawan.
“Saat ini, digitalisasi menjadi sangat penting, sehingga memunculkan beberapa fintech, dan beberapa teknologi pemasaran yang semakin berkembang seperti marketplace. Melihat perubahan begitu cepat dengan adanya teknologi, JNE berinisiasi untuk berbagi ilmu dengan UMKM di Ternate. Sebagai perusahaan fasilitator dan ekspedisi, kami akan membantu menjembatani UMKM dengan customer di Indonesia.” Ungkap Thomas Merung selaku Branch Manager JNE Ternate, saat berlangsungnya diskusi, baru-baru ini.
Hal yang sama juga disampaikan, Asdaningsih selaku Owner Tmdash.Id dan Nadya Tawary selaku Marketing Fala Tanawan yang bergerak dalam industri bisnis yang berbeda.
“Memulai bisnis dengan menggunakan produk hijab secara pribadi di tahun 2017, membangunkan semangat,”kata Dwi Asdaningsih.
Lebih lanjut kata Dwi, peluang berbisnis hijab yang hingga sekarang masih terus ditekuni, dikarenakan adanya kesempatan mengembangkan bisnis dengan limitasi penjualan hijab di Kota Ternate. Sehingga, hadirlah Tmdash.id yang dikelola secara online dan offline.
“Berawal dari keluarga kami yang menggunakan produk terlebih dahulu, lalu banyak yang bertanya, inilah yang kami jadikan peluang untuk menambah rezeki. Sehingga sampai saat ini, saya selalu jalankan bisnis ini dengan memberikan kualitas produk yang premium.” Ungkap Dwi.
Sementara Nadya Tawary Owner Fala Tanawan mengaku, telah berkutik dalam dunia bisnis makanan yang kerap Ia dan Ibunya tekuni. Sejak 2013, mereka mencoba berbagai bentuk jualan makanan yang akhirnya terfokuskan pada jenis oleh-oleh khas Ternate, yaitu abon ikan di tahun 2015.
“Sejak 2013, saya bergelut membangun usaha bersama Ibu saya. Awalnya coba jualan-jualan makanan ringan, sehingga berujung pada jualan abon dengan kemasan dan kualitas yang telah kami sesuaikan dengan standar oleh-oleh. Sehingga Fala Tanawan dapat dilirik oleh beberapa instansi kemudian kami masukkan ke berbagai toko oleh-oleh hingga supermarket besar di Indonesia.” Pungkas Nadya.
Ia mengaku, menyadari kepentingan pemasaran secara digital, keduanya pun tidak lepas dari media sosial yang menjadi garda strategi pemasaran.
Tentunya perlu diperhatikan dalam melakukan branding, agar dapat menarik target pasar dan meyakinkan mereka akan produk yang dijual.
Selain itu, memberikan rasa nyaman kepada konsumen, juga menjadi tombak utama untuk menjalin hubungan yang baik antara penjual dan pembeli. Hal ini dilakukan guna merakit marketing yang gratis secara tidak langsung.
Sementara Thomas Merung selaku Branch Manager JNE Ternate, mengatakan bergerak dalam bidang ekspedisi, JNE berinovasi dengan berbagai program yang dapat membantu pegiat UMKM Ternate untuk berkembang.
“JNE hadir untuk mendukung perkembangan UMKM dengan berbagai program dan layanan yang diberikan secara maksimal seperti webinar, edukasi, pelatihan, diskon ongkos pengiriman, dan lainnya.”Tandas Tomas.
Redaktur: Yunita Kaunar
