Soal Tapal Batas Sulamadaha – Takome di Ternate Belum ada Titik Terang
Pemkot Masih Berkoordinasi dengan Pihak Kesultanan
TERNATE (kalesang) – Aksi protes atas Perwali Nomor 53 Tahun 2017 terkait batas Kelurahan Sulamadaha – Takome hingga kini terus berlangsung.
Sekretaris Daerah Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya mengatakan, bahwa saat ini masih terus melakukan telaah terkait dengan permasalahan tersebut, Sebab hal tersebut mesti melibatkan banyak pihak.
“Tunggu telaah dari Kesbangpol, karena masyarakat sementara menunggu. Mudah-mudahan satu dua hari sudah bisa.” Ucap Jusuf saat diwawancarai kalesang.id, Senin (09/01/2023).
Terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Ternate, Wanty Juliawanty menyebutkan, dirinya sudah sampaikan hal ini ke pihak Kesultanan Ternate, namun diarahkan untuk bertemu Jo Hukum Kesultanan Ternate.
“Belum ada informasi terbaru lagi, karena baru beberapa hari kemarin saya sampaikan.”Kata Wanty.
Kendati demikian, Wanty mengemukakan tetap akan kembali konsultasi dengan Sekda Kota Ternate dan pihak-pihak terkait lainnya.
Di Hadapan Warga Sulamadaha, Walikota Ternate Janji Revisi Perwali Batas Wilayah
Sebab, menurut Wanty penetapan tapal batas Sulamadaha – Takome yang kemudian diterbitkan Perwali Nomor 53 Tahun 2017 itu bukan hanya keterlibatan pemerintah saja melainkan pihak-pihak tertentu seperti kesultanan.
“Itu kan pihak kesultanan yang menetapkan, jadi ada kesepakatan.” Katanya.
Sebagaimana diketahui, aksi protes warga Sulamadaha terjadi beberapa Senin (05/12/2022) pagi hingga sore hari, dengan membentang spanduk di seputaran Jl. Batu Angus, Kota Ternate.
Aksi itu juga membuat Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman turun tangan untuk menyelesaikan permasalah tersebut dan berjanji akan meninjau Perwali Nomor 53 Tahun 2017 itu.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Wawan Kurniawan
