Membaca Realitas

Tak Kebagian PJU Warga RT 05 Kelurahan Jikocobo Tidore Meradang

Swadaya Sewa Truk Pindahkan Tiang Listrik dari Lingkungan Lain

TIDORE (kalesang) – Warga  RT 05 Kelurahan Jikocobo Gamsung, Kecamatan Tidore Timur Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara, meradang. Pasalnya, proyek peneranga jalan umum (PJU) tidak masuk hingga ke lingkungan mereka.

Proyek PJU tahap ke dua yang mulai dilaksanakan pasca Sail Tidore itu, dimulai dari lokasi RT 04 kelurahan tersebut, sementara jarak tiang lampu 40 meter, lokasi pemasangan tiang lampu juga sudah ditandai ditandai dengan cat semprot.

Namun, warga menerima informasi jika lokasi RT 05 tak akan dipasang tiang PJU. Warga setempat mengaku, titik yang sudah ditandai dengan cat semprot di lingkungan itu hingga kini belum digali.

“Mereka kurangi sekitar 4 titik tiang, dipindahkan ke RT 07 yang katanya rawan kecelakaan. Mereka perbanyak di titik itu.” Kata Caken, salah seorang warga kepada kalesang, Jumat (27/1/2023).

Padahal, kata dia, di lingkungan RT 05 kontur tanah membentuk lereng itu juga rawan kecelakaan lalulintas.

Sudah begitu, lanjut dia, beberapa petugas lapangan beralasan PJU tidak akan dipasang di lokasi itu karena ada proyek pelebaran jalan.

“Kita konfirmasi ke mereka, mereka bilang di dalam kampung hanya dapat 3 spot lampu, pekan dipasang baru satu dan belum menyala.” Ungkapnya.”Timpal Din mantan ketua RT 05.

Akibat warga setempat akhirnya geram, lalu awal Januari lalu, secara swadaya menyewa sebuah truk untuk mengangkut tiang lampu yang ada di RT 06 lalu dibawa ke RT 05.

“Kami bilang asalkan menyala, kami siap gali lubang tiang itu. Dan kami sudah gali tapi sampai sekarang belum dipasang.”Pungkasnya Om Din.

Sementara itu, Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tidore, Abd Muis Husain ketika dikonfirmasi mengatakan bukan pihaknya yang memberikan larangan pemasangan lampu di RT 05 karena ada proyek pelebaran jalan.

“Itu ruas jalan nasional, mungkin dari Balai Pelaksana Jalan Nasional, jadi coba croscek ke sana.” Tukasnya.

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Wawan Kurniawan