TERNATE (kalesang) – Mobil fortuner milik Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba, diduga hilang dicuri pada Jumat (17/2/2023).
Kasat Reskrim Polres Ternate, Iptu Bondan Manikotomo melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Wahyuddin mengatakan, menurut pelapor dengan inisial M pada Jumat (17/2/2023) malam, dirinya menggunakan mobil tersebut.
“Pelapor menggunakan mobil tersebut untuk kegiatan. Karena mobil itu untuk operasional tamu gubernur.” Ucap Kasi Humas Polres Ternate Iptu Wahyuddin, Selasa (21/2/2023).
Usia kegiatan itu, lanjut Wahyudin, M membawa mobil tersebut ke Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate untuk diparkir.
“M parkir itu sekitar pukul 02.00 WIT. Selama beberapa bulan setelah mobil itu dipakai, memang diparkir di situ terus dan aman.” Kata Wahyuddin.
Baca Juga: Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Kepulauan Sula Ditunda
Ketika Sabtu (18/2/2023) pagi, lanjutnya, M melihat mobil tersebut sudah tidak terparkir di tempatnya alias hilang. Sehingga, M mengecek CCTV dari tetangga sebelah.
“Ketika dicek CCTV, cuma terlihat ujung mobil saat terparkir, mobil itu diambil sekira pukul 03.51 dini hari WIT.” Ungkapnya.
Dari situ, M berniat mencari mobil milik orang nomor satu di Maluku Utara tersebut, hanya saja tidak ditemukan. Sehingga pada Sabtu (18/2/2023) malam M melapor ke polisi dengan keterangan pencurian.
“Karena mobil ini kan nampak plat nomornya dan jenisnya mobil fortuner tahun 2007 berwarna hitam.” Sebutnya.
Setelah adanya laporan tersebut, Wahyuddin mengemukakan, pihaknya menyekat di pelabuhan, karena beredar informasi bahwa mobil tersebut telah menyeberang.
“Setelah dicek ke CCTV pelabuhan, ternyata bukan mobil yang dimaksud, tapi avanza, memang mirip.” Tambahnya.
Dari situ, Wahyuddin menambahkan, pihaknya menduga bahwa mobil fortuner milik Gubernur Maluku Utara itu masih berada di Kota Ternate, sehingga mereka berkoordinasi dengan pihak pelabuhan untuk mengantensi mobil tersebut jangan sampai melintas.
“Untuk kami sendiri, terus melakukan pencarian keberadaan mobil tersebut dengan teknik-teknik penyelidikan yang kami miliki.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
