TERNATE (kalesang) – Hampir semua kedai kopi di Kota Ternate, Maluku Utara, menggunakan media sosial sebagai ruang untuk berbagi menu ataupun content, seperti video maupun foto agar terlihat menarik.
Sekarang, sebagian orang menggunakan media sosial, katakanlah Instagram yang akhir-akhir ini punya peran besar agar menarik perhatian konsumen yang sekadar singgah ataupun berlama-lama di kedai kopi tersebut.
Sebagian pemilik kedai kopi, tentu punya strategi pemasaran yang berbeda. Begitupun dengan pengelolaan bagi karyawan. Masing-masing karyawan punya tanggung jawab tersendiri. Misalnya, barista yang berfokus meracik kopi, pelayan yang melayani pelanggan, kasir dan content kreator yang membuat video dan lain-lain.
Di setiap kedai kopi tidak hanya membutuhkan barista untuk meracik kopi yang pas di lidah masing-masing pengunjung. Namun, peran seorang konten kreator pun sangat penting agar menarik perhatian orang-orang yang menggunakan media sosial.
Menjadi seorang content creator di kedai kopi diharuskan punya ide kreatif agar mampu memukau pelanggan dengan segala unggahan di media sosial.
Hal ini dilakukan oleh Nurul Hikmah, yang saat ini bekerja di Ruang Kopi yang beralamat di Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah.
Perempuan yang saat ini melanjutkan kuliah di Universitas Khairun Ternate sejak 2018 itu mengatakan, sebelum kerja di Ruang Kopi, di tahun 2020 ia pernah kerja di salah satu cafe di Ternate. Selain itu, freelance sebagai wedding fotografer.
Perempuan yang biasa disapa Rika itu mendapat tawaran untuk bekerja di Ruang Kopi sejak bulan Februari 2022. Bukan tanpa alasan ia memilih untuk bekerja sebagai content creator. Tentu ia punya alasan tersendiri.
Baca Juga: Menu Menarik Kedai Kopi The Manicos
Rika menuturkan, memilih bekerja di Ruang Kopi, sebab posisi yang ditawarkan lebih fleksibel bagi anak kuliah seperti dia. Dan menurutnya, posisi tersebut membuat ia lebih kembangkan hobi sebagai seorang fotografer.
“Jadi posisi itu sangat cocok, saya pun putuskan untuk kerja sambil kuliah juga. Alhamdulillah saat ini waktu kerja saya di Ruang Kopi sangat fleksibel jadi bisa menyesuaikan dengan waktu kuliah.” Katanya saat ditemui reporter kalesang.id. Senin (6/3/2023).
Memilih bekerja sambil kuliah di jurusan Arsitek Unkhair itu, ia punya keinginan menjadi orang yang lebih menghargai segala hal yang datang dalam hidupnya.
“Kalau kerja begini bisa menghasilkan uang dari hasil keringat sendiri, dari situ saya lebih menghargai diri saya setelah kerja keras yang saya lakukan. Selain itu, karna saya merasa dari lingkungan kerja saya bisa dapat banyak relasi dan insight baru yang sangat berguna untuk saya ke depan.” Ujarnya.
Selain itu, Rika sangat tertarik dengan kegiatan seperti fotografi dan videografi dan bekerja sebagai content creator di Ruang Kopi membuatnya lebih nyaman.
Untuk menarik perhatian konsumen sebagai content creator, Rika punya cara tersendiri dengan kembangkan kreativitas. Ini merupakan hal yang paling penting dalam membuat content.
“Jadi, sebagai content creator kita perlu mengamati serta mempelajari cara media-media sosial yang digunakan biar tahu content seperti apa yang harus dibuat dan lebih terarah.” Bebernya.
Baca Juga: Rotasi Coffee Lab Sediakan Menu dan Baca Buku Gratis Bagi Pelanggan
Perempuan kelahiran 2 Oktober 2001 itu menyampaikan, untuk menjadi seorang content creator di coffee shop hal yang harus diperhatikan adalah pemahaman tentang industri dan audiens luar dan dalam.
“Kita harus punya pemahaman apa yang dibutuhkan oleh coffee shop ataupun pengunjung yang datang.” Bebernya.
Meski begitu, Rika sebagai seorang karyawan ketika publikasikan foto ataupun video yang dibuatnya, selalu didiskusikan dengan owner Ruang Kopi, yaitu Rio Basier dan Riri Aisyah Dano Taher.
“Biasanya diskusi dulu sama owner, ini layak untuk jadi konten atau tidak, takutnya menyinggung perasaan orang lain. Karena, hal ini perlu diperhatikan juga sebagai seorang content creator.” Ucapnya.
Tak hanya itu, Rika pernah menjadi seorang barista selama setahun. Dari pengalaman tersebut ia bisa membuat kopi secara manual dan menggunakan mesin.
“Sebagai penikmat kopi dan content creator saat ini, saya berharap bisa memberikan energi positif bagi siapapun yang mau belajar, karena Ruang Kopi selalu ada ruang bagi semua orang.” Tandasnya.(tr-04)
Reporter: Siti Halima Duwila
Redaktur: Junaidi Drakel
