Takjil di Kota Ternate Aman dari Bahan Berbahaya
BPOM Sofifi Lakukan Pengawasan, Gunakan 46 Sampel
TERNATE (kalesang) – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sofifi, Maluku Utara melakukan pengawasan keamanan pangan di Kota Ternate.
Kepala BPOM Sofifi Tri Wandiro., S. Farm., Apt mengatakan sampel yang digunakan pada intensifikasi keamanan pangan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2023 melibatkan sejumlah anggota Praja Muda Karana (Pramuka) SMA se-Kota Ternate.
“Kami libatkan anggota Pramuka, ini merupakan komitmen kami untuk nantinya membentuk satgas pengawasan pangan.” Katanya, Selasa (18/4/2023).
Ia menuturkan sampel takjil yang digunakan pada proses pengawasan diambil menggunakan sistem pembelian, sehingga pemilik takjil tersebut dapat dikenali oleh pihaknya.
“Sampel yang akan diperiksa sebanyak 46 takjil makanan maupun minuman yang diambil dari 3 lokasi, yakni pedagang taman nukila, kampung pisang, dan bastiong.” Ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, Tri mengatakan tidak ada temuan takjil yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks, formalin, rhodamin, dan metanil yellow.
“Dari puluhan sampel tersebut tidak ditemukan kandungan berbahaya didalamnya.” Tuturnya.
Sementara itu, selama Ramadan BPOM Sofifi telah melakukan pemeriksaan 488 sampel takjil di 6 kabupaten/kota.
“Dari ratusan sampel ,ditemukan 1 sampel yang mengandung pewarna tekstil merah di sirup, lokasinya di Halmahera Timur.” Tandasnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
