Membaca Realitas

Pemuda Kampung Ramadan Kepulauan Sula Sukses Bakar Nasi Jaha Terpanjang di Malam Lailatul Qadar

Dihadiri Kapolres AKBP Cahyo Widyatmoko

 

SANANA (kalesang) – Pemuda Kampung Ramadan Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, merayakan malam Lailatul Qadar dengan melaksanakan bakar nasi jaha sepanjang 300 meter, Rabu (19/4/2023) malam.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Cahyo Widyatmoko, yang mewakili Dandim 1510/Sula, Kepala Desa Fagudu, M. Ali Duwila dan Imam Desa Fagudu, Hi. Naim Buamona.

Kepala Desa Fagudu, M. Ali Duwila menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia Kampung Ramadan  Desa Fagudu yang telah sukses menyelenggarakan pembakaran nasi jaha terpanjang di Kepulauan Sula pada malam ini.

“Dengan adanya pembakaran nasi jaha terpanjang ini, semoga bisa menjadi simbol silahturahmi bagi masyarakat Fagudu dan seluruh masyarakat Kepulauan Sula pada umumnya.” Harapnya.

Baca Juga: Warga Halmahera Tengah Anggap 3 Perusahaan Eropa yang Mau Investasi Baterai Mobil Listrik di Malut Membawa Petaka

Semoga dengan ada kegiatan ini, lanjutnya, ke depan bisa menjadi icon di setiap bulan ramadan untuk tahun akan datang dan menjadi brend.

“Harapannya kegiatan ini bukan berakhir pada tahun ini, melainkan akan hadir di setiap bulan ramadan.” Ucapnya.

Pemuda Kampung Ramadan Desa Fagudu

Selain itu, Sekretaris Panitia Kampung Ramadan, Irawan Duwila menambahkan, pembakaran nasi jaha terpanjang 300 meter  ini dibagi menjadi dua, di sebelah kiri jalan sebanyak 150 dan sebelah kanan 150, jadi totalnya 300. Sedangkan, jumlah bambu nasi jaha sebanyak 200 buah.

“Kegiatan ini merupakan pelestarian makanan yang sering dibuat para tetua kita di Kepulauan Sula.” Jelasnya.

Tentu, kata Irawan, proses pembuatan nasi jaha harus diketahui oleh generasi muda di Kepulauan Sula, mulai dari pengambilan bambu, mengambil daun pisang dan mengisi beras ke dalam bambu sekaligus pembakarannya.

“Kami tetap konsisten jalankan kegiatan ini. Sebab, hal ini sudah masuk dalam jadwal kegiatan kami di kampung ramadan.” Pungkasnya.

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel