SOFIFI (kalesang) – Seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tenaga Kesehatan (Nakes) Provinsi Maluku Utara datangi kantor gubernur.
Kedatangan Nakes yang tergabung dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Rumah Sakit Umum (RSU) Sofifi serta Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasan Boesoiri itu terkait dengan gaji yang hingga kini belum dibayar.
Sejumlah Nakes itu diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Samsudin A.Kadir. Dalam pertemuan satu Nakes dan juga koordinator P3K dari RSJ Sofifi dr. Fatir M. Natsir dalam pertemuan mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya terkait keterlambatan pembayaran gaji.
Padahal, P3K di tingkat kabupaten kota lainnya tidak mengalami kendala dalam pembayaran gaji.
”Kami mengalami keterlambatan gaji selama 3 bulan lamanya. Padahal proses audiensi telah dilakukan mulai dari SKPD hingga BKAD.” Katanya, Selasa (8/8/2023).
Olehnya itu, kata dia, pihaknya berharap Sekda juga ikut berkoordinasi dan mendesak percepatan proses verifikasi hingga pergeseran anggaran dari unit ke unit agar gaji P3K Nakes segera dibayar.
“Kami tidak diam, bahkan terus melakukan pengawalan anggaran dari Dinkes hingga BKAD, neski ini sudah di luar fungsi, namun langkah ini harus dilakukan karena berbeda kondisi dengan kabupaten/kota yang diketahui tidak mengalami kendala pada proses pembayaran gaji.” Ujarnya.
Menanggapi itu, Sekda Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir mengungkapkan, permintaan maaf kepada Nakes atas keterlambatan pembayaran gaji dan ini murni karena persoalan sistem dan mekanisme proses pembayaran yang menjadi kendala.
Di hadapan Nakes, Sekda langsung menghubungi Dinkes Provinsi dan meminta dari BPKAD menyampaikan kendala atau masalah keuangan dan informasi posisi progres keuangan, dan dijelaskan progres pencairan gaji Nakes P3K kini sudah posisi SPM.
“Rencananya kan ada pembayaran di Agustus ini, tadi saya sudah cek di keuangan, mereka bilang sudah tidak lama lagi dibayar.” Tandasnya.
Editor: Junaidi Drakel
