Di pinggir pantai, bulan bersinar begitu terang. Lelaki itu masih berjalan menyusuri bibir pantai sambil menikmati suasana alam. Meski dingin menyerang, namun ia masih betah.
Saat sedang menikmati panorama, langkah lelaki tersebut terhenti saat melihat sosok wanita yang sedang sibuk melihat handphone.
Saking sibuknya, ia tidak menyadari bahwa ada orang lain yang sedari tadi sedang memperhatikannya. Lelaki itu adalah Adam.
Adam masih terus memperhatikannya, terkadang ia sering merasa kesal sendiri, entah apa penyebabnya, dalam hati Adam mulai bertanya-tanya.
Karena penasaran, Adam perlahan berjalan mendekatinya. Saat itulah pandangan pertama terjadi. Wanita itu mulai tersipu malu ketika tahu bahwa ada yang memperhatikannya.
Dengan malu-malu, wanita itu menyapa Adam. Awalnya biasa-biasa saja, rupanya Adam juga mulai merasa gugup bagaikan kucing basah yang tak berdaya.
Didorong dengan rasa penasaran, Adam memberanikan diri untuk menanyakan nama wanita itu, dan diketahui bahwa namanya adalah Yuli.
Perbincangan mereka sangat akrab, seperti dua teman lama. Saat Adam menanyakan apa yang membuatnya merasa kesal dan marah, Yuli begitu kaget.
Mengapa Adam tahu apa yang sedari tadi ia bayangkan. Usut punya usut, ternyata Yuli sedang patah hati karena ditinggal kekasihnya. Merasa iba, Adam lantas menghiburnya.
Bagaikan seorang pujangga, Adam mulai memberikan motivasi terhadap Yuli. Itu dilakukan agar Yuli tetap semangat dan menghadapi masalah dengan kepala yang dingin.
Malam semakin dingin, di bawah cahaya bulan, mereka berdua masih terus bercanda, Adam selalu memperhatiakn senyuman manis wanita itu, tanpa disangka ia mulai jatuh cinta.
Pertemuan malam itu terasa panjang, seakan-akan semesta memberikan nasib baik terhadap Adam untuk memiliki Yuli. Rupanya Yuli juga punya rasa yang sama.
Itu lantaran Yuli meresa kagum dengan cara bicara Adam yang begitu dewasa dalam menanggapi sebuah masalah. Setelah mengenal Adam, perasaan Yuli makin hari makin membaik.
Setiap hari, mereka selalu menghabiskan waktu secara bersama. Suatu ketika, di bawah pohon dekat pantai, Adam mencoba memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya kepada Yuli.
Saat itulah, hal yang tidak disangka terjadi, rupanya Yuli menerima cinta Adam. Betapa bahagianya hati Adam, pantai itu menjadi saksi bisu cinta mereka berdua.
Saking gembiranya, Adam refleks memeluk Yuli begitu erat. Sampai-sampai dada Yuli hampir sesak, karena tak menyangka perempuan misterius yang ditemuinya di malam itu akan menjadi pujaan hati.
Waktu terus berjalan, satu tahun telah berlalu, hubungan mereka berjalan dengan baik. Setiap pulang kuliah, Adam sering mampir ke kosan Yuli. Biasanya Yuli telah menyiapkan hidangan makan siang.
Namun entah kenapa, sifat Yuli perlahan berubah. Ia mulai tak menghiraukan Adam. Padahal lelaki lulusan saraja hukum itu begitu tulus mencintainya.
Perubahan itu diketahui karena Yuli sering memarahi Adam tanpa alasan yang jelas. Adam dibuat pusing, padahal tak ada masalah apapun yang diperbuat olehnya.
Malam itu Adam tidur begitu larut. Namun bangun pagi tidak terlepas dari kebiasaan Adam. Itu dikarekan mata kuliah yang membuat Adam harus bisa mengkondisikan waktu.
Lantaran dosen enggan masuk mengajar, Adam memutuskan untuk pulang dan singgah di kosan Yuli. Sebelum itu, Adam mampir ke warung untuk membelikan makanan untuk pujaan hatinya.
Saat berjalan menyusuri lorong tempat Yuli tinggal, langkah kakinya mulai terhenti saat melihat sebuah kendaraan yang terparkir tepat di depan kosan Yuli.
Adam tidak pernah berprasangka buruk. Dalam pikiran Adam, mungkin kendaraan itu adalah milik saudara Yuli yang sedang mampir. Tanpa curiga, Adam perlahan memasuki kosan Yuli.
Tanpa diduga, setelah Adam membuka pintu, ia melihat wanita yang dicintainya sedang bermesraan bersama lelaki lain. Hati adam begitu hancur.
Mengapa Yuli begitu tega menduakan cintanya, padahal ia begitu menyayangi Yuli. Dari situ Adam mulai pergi sambil menahan air mata.
Pikirannya begitu kacau, seakan-akan Adam ingin berteriak meluapkan rasa kekesalannya. Karena tidak disangka, cinta pandangan pertama berakhir luka ditikung mantan terindah.
Padahal, hari itu merupakan hari ulang tahun mereka jadian, Adam yang sudah rencana merayakan dengan surprise kepada Yuli, tapi ternyata semua berakhir sia sia.***
