Gelar Upacara HUT TNI ke-78, Ini Harapan Danrem 152/Baabullah Ternate
Dewangga: Momentum HUT Ini Harus Kita Jadikan Bahan Introspeksi
JAILOLO (kalesang) – Korem 152/Baabullah Ternate menggelar upacara HUT TNI ke-78 di Batalyon Yonif 732/Banau di Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Kamis (5/10/2023).
Panglima TNI, Yudo Margono melalui Danrem 152/Baabullah Ternate, Brigjen TNI Elkines Vilando Dewangga dalam sambutannya menyampaikan, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun.
“Berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tanggapan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, keselamatan segenap bangsa serta tumpah darah telah berhasil dengan baik.” Katanya.
Berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga, lanjutnya, TNI telah mendapat tingkat kepercayaan dari masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Untuk itu, kata Dewangga, dirinya sangat bangga terhadap seluruh prajurit TNI atas dedikasinya.
“Terelepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah diraih, TNI tidak boleh terlena karena berbagai tantangan yang sedang dan akan dihadapi, sebab tidaklah ringan di masa akan datang.” Ujarnya.
Baca Juga: Diduga Hamili Wanita, Oknum Pengacara di Halmahera Utara Dilaporkan ke DPN
Setelah pandemi Covid-19 meredah, Dewangga menambahkan, dunia saat ini sedang memulihkan diri dari krisis pangan, energi dan finansial, geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia.
“Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks. Untuk itu momentum ulang tahun yang ke-78 TNI ini harus kita jadikan bahan introspeksi agar berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern dan tangguh.” Ucapnya.
Kata Dewangga, NKRI pengawal demokrasi untuk Indonesia maju mengandung makna bahwa kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, berkomitmen untuk bersinergi dengan suluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.
Tema ini, ia menyampaikan, diangkat karena salah satu tantangan besar yang dihadapi bagsa Indonesia dalam waktu dekat adalah Pemilu 2024. Dimana akan dilaksanakan secara serentak di 548 daerah, 38 provinsi, 415 kabupaten dan 98 kota madya.
“Kelancaran dan kesuksesan agenda pesta demokrasi tersebut akan sangat menetukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan. Untuk menyikapi kondisi tersebut, para prajurit TNI dituntut untuk peka dan antisipatif terhadap dinamika dan perkembangan situasi bangsa.” Tandasnya.(tr-01)
Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Junaidi Drakel
